Laba ITMG Melesat 16%, Ekspansi Margin Jadi Sorotan

EBuzz – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan kinerja keuangan positif sepanjang semester I-2026. Emiten produsen batubara ini berpeluang mempertahankan tren tersebut pada paruh kedua tahun ini seiring sejumlah sentimen positif yang menyelimuti pasar batubara global.

Pendapatan dan Laba Sama-sama Tumbuh Dua Digit

ITMG mencatatkan pendapatan sebesar US$ 1 miliar pada semester I-2026, tumbuh 9 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan semester I-2025. Kenaikan volume penjualan sebesar 5 persen dan kenaikan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) sebesar 4 persen mendorong pertumbuhan pendapatan tersebut. Manajemen ITMG menyatakan kenaikan ASP sejalan dengan penguatan harga acuan batubara, seperti tertuang dalam keterangan resmi pada Selasa (11/8/2026).

ITMG membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 106 juta pada semester I-2026, melompat 16 persen yoy dibandingkan periode sebelumnya. Pertumbuhan laba yang melampaui pertumbuhan pendapatan ini mengindikasikan perbaikan efisiensi di tubuh perseroan.

Volume Produksi Turun, Penjualan Justru Naik

Total volume produksi batubara ITMG mencapai 9,9 juta ton pada semester I-2026, sedikit lebih rendah dibandingkan 10,4 juta ton pada semester I-2025. Sebaliknya, total volume penjualan batubara ITMG naik 5,12 persen yoy menjadi 12,3 juta ton, dari 11,7 juta ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Analis Soroti Ekspansi Margin dan Disiplin Biaya

Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi menilai pertumbuhan laba bersih yang melampaui pertumbuhan pendapatan secara tahunan menunjukkan ekspansi margin ITMG. Ia mengaitkan kinerja positif ini dengan dua faktor utama, yakni kenaikan harga batubara acuan pada paruh pertama tahun ini serta keunggulan ITMG memiliki batubara berkalori tinggi dan rendah sulfur, sehingga perseroan mampu menjual produknya dengan harga premium.

Wafi menegaskan ekspansi margin yang lebih cepat dibandingkan pertumbuhan pendapatan mengindikasikan peran disiplin pengendalian biaya di internal perseroan. Ia menyampaikan pandangan ini pada Selasa (11/8).

Baca Juga GOTO Tersingkir dari Indeks MSCI

Revisi RKAB Jadi Katalis Kunci Semester II

Prospek kinerja ITMG pada semester II-2026 tergolong cukup positif. Revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pada Juli 2026 berpeluang membuka tambahan volume produksi batubara yang sempat tertahan. Analis memandang revisi RKAB ini berpotensi menjadi katalis lebih signifikan bagi ITMG dibandingkan sekadar sentimen keberlanjutan harga batubara di level tinggi.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menyatakan peluang peningkatan kinerja ITMG pada semester II-2026 cukup terbuka secara hitung-hitungan di atas kertas. Ia mengingatkan kinerja ITMG belum tentu mengulang persis pertumbuhan yang tercatat pada semester I-2025, mengingat perbedaan basis perbandingan, dinamika harga batubara, dan kelanjutan proses revisi RKAB turut memengaruhi hasil akhir.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini