Gelar Right Issue, Emiten Farmasi (PYFA) Bakal Terbitkan 5,7 Miliar Saham Baru

EBuzz – Emiten farmasi PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) berencana untuk melakukan aksi korporasi besar melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue. Perseroan bersiap menerbitkan sebanyak-banyaknya 5.700.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Adapun jumlah saham yang ditawarkan dalam rights issue ini setara dengan maksimal 33,65 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan aksi korporasi tersebut. Sebagai pemanis, perseroan juga akan merilis sebanyak-banyaknya 3.754.498.215 Waran Seri II yang diberikan sebagai insentif bagi para pemegang saham yang mengeksekusi haknya.

Direktur Utama PYFA, Lee Yan Gwan, menjelaskan bahwa langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya besar perusahaan untuk melakukan ekspansi dan memperkokoh fondasi finansial di tengah persaingan industri yang ketat.

“Dana yang diperoleh dari hasil rights issue ini akan digunakan sepenuhnya untuk memperkuat struktur permodalan dan mendanai akuisisi guna mendukung pengembangan usaha Perseroan,” ungkap Lee Yan Gwan dalam keterangan resminya, Senin (27/4/2026). (28/4).

Penghimpunan Dana

Dirinya menambahkan, dana yang dihimpun dari pelaksanaan Waran Seri II akan dialokasikan untuk modal kerja dan biaya operasional, termasuk pembelian bahan baku serta pengembangan produk baru.

Namun, manajemen juga memberikan catatan penting kepada para investor mengenai adanya risiko dilusi kepemilikan saham yang cukup signifikan. Apabila pemegang saham lama tidak mengambil haknya dalam PMHMETD II ini, persentase kepemilikan mereka akan terdilusi sebesar 33,65 persen.

“Risiko dilusi tersebut bahkan dapat mencapai angka maksimum 45,69 persen apabila seluruh Waran Seri II nantinya turut dilaksanakan oleh pemegang hak,” tambahnya.

Baca Juga : Gencar Ekspansi, Integrasi Pabrik PYFA di Australia Picu Pendapatan

Berdasarkan jadwal sementara yang dirilis, tanggal efektif aksi korporasi ini jatuh pada 29 Juni 2026, dengan recording date bagi pemegang saham yang berhak pada 9 Juli 2026. Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD akan berlangsung pada 13-20 Juli 2026, disusul distribusi saham baru pada 15-22 Juli 2026. Sementara itu, masa pelaksanaan Waran Seri II dijadwalkan berlangsung dalam jangka panjang, mulai 10 Januari 2027 hingga 10 Juli 2031.

Sebelumnya, para pemegang saham telah menyetujui rencana yang akan dilakukan oleh perseroan untuk menggelar right issue. Persetujuan tersebut didapat setelah perseroan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 April 2026.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini