EBuzz – PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) mengumumkan rencana penambahan modal melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue.
Aksi korporasi ini bertujuan memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi bisnis perseroan ke depan.
Dalam keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (30/1/2026), disebutkan bahwa Manajemen ELPI berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,03 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
“Saham tersebut berasal dari saham portepel dan mewakili hingga 27,39% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan right issue,” tulis Manajemen ELPI.
Baca juga: Danatama Kapital Jual Mayoritas Saham BULL, Kepemilikan Turun Jadi 1,17%
Dana yang diperoleh dari aksi ini, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk memperkuat likuiditas, membiayai belanja modal (capex), memenuhi kebutuhan modal kerja, serta investasi untuk diversifikasi usaha.
Manajemen ELPI menegaskan, seluruh penggunaan dana akan mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk aturan terkait transaksi material dan afiliasi.
Manajemen ELPI juga mengingatkan adanya risiko dilusi bagi pemegang saham lama. Investor yang tidak menggunakan haknya dalam right issue ini berpotensi mengalami penurunan porsi kepemilikan hingga maksimal 18%.
Untuk memperoleh persetujuan pemegang saham, ELPI akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 9 Maret 2026, yang dilaksanakan bersamaan dengan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025.
“Pemanggilan resmi RUPSLB dijadwalkan akan diumumkan melalui iklan pada 14 Februari 2026,” tukas Manajemen ELPI.


[…] ELPI Siapkan Right Issue hingga 2,03 Miliar Saham untuk Perkuat Modal dan Ekspansi […]