Destry Damayanti Paparkan Kerangka 3I dan 1S di Fit and Proper Test Calon Gubernur BI

EBuzz – Calon Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti memaparkan visi serta sejumlah program kebijakan yang akan menjadi arah kepemimpinannya apabila terpilih sebagai Gubernur BI definitif. Ia menyampaikan paparan tersebut dalam uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test di Komisi XI DPR.

Kerangka 3I dan 1S Jadi Fondasi Kebijakan

Destry memperkenalkan kerangka 3I dan 1S sebagai landasan penguatan kebijakan bank sentral ke depan. Kerangka 3I mencakup tiga elemen, yakni impactful, inklusif, dan integrasi, sementara 1S merujuk pada Sinergi Merah Putih. Kerangka ini mencerminkan pendekatan Destry dalam merumuskan kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan yang berdampak luas serta melibatkan sinergi antarlembaga.

Rekam Jejak Panjang di Otoritas Moneter

Destry saat ini menjabat Deputi Gubernur Senior BI. Perempuan kelahiran Jakarta tahun 1963 ini menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia dan melanjutkan studi Master of Science bidang Regional Science di Cornell University, Amerika Serikat.

Sebelum bergabung dengan BI, Destry mengumpulkan pengalaman luas di sektor ekonomi dan keuangan. Ia pernah menjabat Senior Economic Advisor untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000-2003, lalu berkarier sebagai peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.

Destry kemudian menempati posisi Kepala Ekonom di Mandiri Sekuritas pada 2005-2011, sebelum pindah menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015. Ia juga pernah memimpin Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014-2015 dan menjabat Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan periode 2015-2019.

Baca Juga Purbaya Klaim Fiskal Tekan Pengangguran ke 4,85%, Ekonomi Tumbuh 5,11%

Menjabat Deputi Gubernur Senior Sejak 2019

Destry resmi menjabat Deputi Gubernur Senior BI sejak 7 Agustus 2019. Pada 2024, ia kembali dipercaya untuk periode kedua hingga 2029, sebelum akhirnya diajukan sebagai calon Gubernur BI menggantikan posisi puncak di bank sentral.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini