Dasco Usul RI Buat Rating Bursa Mandiri, Begini Respons OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait dorongan agar Indonesia menyusun dan menentukan pemeringkatan (rating) pasar modalnya secara mandiri.

Dasco Usul RI Buat Rating Bursa Mandiri, Begini Respons OJK
IDX. Dok : Istimewa
Bacakan Artikel

EBuzz - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait dorongan agar Indonesia menyusun dan menentukan pemeringkatan (rating) pasar modalnya secara mandiri. Langkah pembentukan indeks atau pemeringkatan independen tersebut dinilai sebagai salah satu bentuk upaya bersama dalam memperkuat fundamental dan kemandirian pasar modal nasional.

Menanggapi gagasan tersebut, OJK menyambut positif dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak dan menyatakan akan melakukan koordinasi lebih lanjut terkait mekanisme pelaksanaannya.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menegaskan bahwa pihak regulator senantiasa terbuka terhadap gagasan konstruktif yang bertujuan memperkokoh industri pasar modal dalam negeri.

"Untuk hal yang spesifik seperti yang ditanyakan, nanti pada waktunya kami akan koordinasi lebih lanjut ya," ungkap Hasan Fawzi saat ditemui wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Senin (26/10/2026).

Usulan Dasco

Hasan turut mengapresiasi sinergi serta komunikasi yang telah terjalin selama ini antara regulator dengan para pemangku kepentingan. Menurutnya, seluruh masukan positif yang masuk akan menjadi amunisi untuk memperkuat ketahanan pasar modal Indonesia.

"Kami tentu selalu menyambut baik ya dukungan yang diberikan dan koordinasi yang baik selama ini. Hal-hal yang positif yang diberikan tentu akan menguatkan terus kondisi pasar modal kita," pungkasnya.

Gagasan mengenai penetapan pemeringkatan pasar modal secara mandiri ini pertama kali dicanangkan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sufmi Dasco Ahmad. Melalui unggahan resmi di akun Instagram pribadinya (@sufmi_dasco), Dasco menyerukan pentingnya Indonesia memiliki indikator pemeringkatan bursa sendiri.

"Di Bursa kita, bersama akan kita buat dan tentukan rating kita sendiri. Kita bersatu, bergerak dan berjuang. Menuju Bangsa Pemenang!" tulis Dasco dalam unggahannya pada Sabtu (24/10/2026).

Sebagai informasi, penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan opsi untuk menurunkan status pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market pada Jumat (16/10/2026).

Saat ini, opsi penurunan status tersebut masih berada dalam tahap konsultasi dengan para pelaku pasar global. Keputusan final mengenai status klasifikasi bursa Indonesia akan diumumkan oleh MSCI paling lambat pada 30 Juni 2027.

Baca Juga : DPR dan OJK Minta Direksi Baru BEI Jaga Kepercayaan Investor

Berdasarkan pengumuman resminya, MSCI mengungkapkan bahwa potensi penurunan status tersebut dipicu oleh kekhawatiran yang berkelanjutan terkait aspek aksesibilitas investasi dan tata kelola (governance) pasar saham Indonesia. Sejumlah pelaku pasar global menyampaikan perhatian serius mengenai kelayakan investasi di bursa domestik.