BEI Bidik Target 1.100 Emiten dan Masuk 10 Besar Bursa Dunia di 2030

EBuzz – Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan tidak melakukan revisi terhadap target jangka panjang pertumbuhan jumlah perusahaan tercatat di pasar modal domestik. Justru, otoritas pasar modal mematok target optimistis sebanyak 1.100 emiten di tahun 2030 mendatang, dan mampu menembus jajaran 10 bursa efek terbesar di tingkat global.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa target pemenuhan kuantitas emiten tetap berjalan sesuai dengan cetak biru yang telah ditetapkan sebelumnya, di mana bursa mengincar pertumbuhan dari seluruh sektor industri.

“Target IPO tadi kami sampaikan di atas 1.100 perusahaan di tahun 2030. Nanti kami akan sampaikan breakdown-nya tahun ke tahun. Tapi untuk hari ini yang kami sampaikan adalah targetnya di atas 1.100 perusahaan tercatat,” papar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Mimpi BEI Masuk 10 Besar Bursa Dunia

Jeffrey menambahkan, untuk merealisasikan arah pembangunan tersebut, bursa telah menyusun roadmap komprehensif yang bertumpu pada penguatan kapitalisasi pasar, likuiditas transaksi harian, serta ekspansi basis investor secara masif hingga tahun 2030.

Di mana, pada pilar pertama difokuskan pada penumbuhan bisnis dari sisi transaksi, diikuti pilar kedua berupa pengembangan lini bisnis non-transaksi. Sementara pilar ketiga diarahkan untuk meningkatkan kuantitas sekaligus kualitas dari perusahaan tercatat, serta pilar keempat berupa peningkatan inklusifitas untuk seluruh segmen investor di pasar modal Indonesia.

“Bursa efek Indonesia masih menempati peringkat ke-19 untuk ukuran kapitalisasi pasar dan peringkat ke-17 untuk nilai transaksi di kancah dunia. Melalui rencana strategis 2030, BEI berambisi melakukan lompatan ke peringkat 10 besar global melalui eksekusi empat pilar operasional utama,” ucapnya.

Selain itu, BEI juga telah menetapkan empat target finansial dan demografis utama yang wajib dipenuhi pada tahun 2030 mendatang diantaranya yakni target kapitalisasi pasar mencapai Rp30.000 triliun. Kemudian, untuk target Rata-Rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) mencapai Rp31 triliun. Sedangkan, untuk jumlah investor pasar modal BEI menargetkan sebanyak 35 juta investor. Dan, rasio kapitalisasi pasar terhadap PDB berada di atas 83%.

Baca Juga : Tunggu Aturan UU P2SK, Bos BEI Buka Suara Soal Demutualisasi Bursa

Melalui sasaran terukur tersebut, bursa berkomitmen mempertahankan visi utamanya untuk menjadi bursa yang kompetitif dengan kredibilitas tingkat dunia. BEI juga mengemban misi menciptakan infrastruktur pasar keuangan yang terpercaya dan kredibel demi mewujudkan pasar yang teratur, wajar, dan efisien yang dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini