EBuzz – PT Dahana (Persero) menyiapkan ekspansi bisnis melalui pembangunan pabrik baru dan peningkatan kapasitas produksi. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Perseroan untuk meningkatkan skala bisnis dan kinerja laba.
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, membahas rencana ekspansi tersebut dalam pertemuan dengan Direktur Utama Dahana pada 18 Agustus 2026.

Dony mengatakan, Dahana akan didorong untuk meningkatkan skala bisnis dengan memanfaatkan potensi pasar yang tersedia. Selain ekspansi kapasitas, Perseroan juga diarahkan mengoptimalkan ekosistem Danantara Asset Management (DAM) untuk meningkatkan penyerapan dan utilisasi produksi.
Dengan target tersebut, Dahana diarahkan meningkatkan laba dari sekitar Rp500 miliar saat ini menjadi Rp2 triliun paling lambat pada 2030.
“Jadi yang sehat kayak Dahana itu akan kita ekspansikan. Labanya mereka sekarang Rp500 miliar, dengan market size yang kita punya, target kita bisa Rp2 triliun. Paling lambat 2030 sudah Rp2 triliun,” ujar Dony, dikutip dari akun Instagram resmi BP BUMN, Selasa (18/8/2026). (19/8).
Skema Restrukturisasi Perusahaan BUMN

Di sisi lain, Dony mengatakan perusahaan BUMN yang masih menghadapi tantangan akan mendapatkan penanganan melalui skema restrukturisasi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing perusahaan.
“Yang sakit kita kelompokin sendiri restrukturisasinya. PTDI punya restrukturisasi sendiri, Pindad punya restrukturisasi sendiri, kemudian PAL punya restrukturisasi sendiri, Barata juga punya restrukturisasi sendiri,” terangnya.
Menurut Dony, setiap perusahaan akan memiliki perencanaan bisnis atau business planning tersendiri sehingga strategi pengembangan dapat disesuaikan dengan karakteristik dan peluang pasar masing-masing.

“Jangan disatuin nanti. Supaya nanti bisa fokus, karena market-nya bagus,” ujarnya.
Baca Juga : Danantara Buka Opsi Delisting Saham Waskita, Fundamental Jadi Prioritas
Ekspansi Dahana akan mencakup pembangunan pabrik baru dan peningkatan kapasitas produksi. Strategi tersebut diarahkan untuk memperbesar skala bisnis Perseroan sekaligus meningkatkan kinerja laba dalam beberapa tahun mendatang.

