EBuzz – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menawarkan Obligasi Berkelanjutan VIII Tahap IV Tahun 2026 dengan nilai pokok sebesar Rp952,19 miliar serta Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026 dengan jumlah sisa imbalan ijarah sebesar Rp302 miliar. Total nilai emisi yang ditawarkan mencapai sekitar Rp1,25 triliun.
Manajemen TBIG menjelaskan, obligasi tersebut terbagi dalam dua seri. Seri A memiliki nilai pokok Rp281,69 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,00% per tahun dan tenor tiga tahun. Sementara Seri B ditawarkan senilai Rp670,49 miliar dengan bunga tetap 8,25% per tahun dan jangka waktu lima tahun.
“Adapun Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026 juga terdiri atas dua seri. Seri A memiliki sisa imbalan ijarah sebesar Rp230,20 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp18,41 miliar dan tenor tiga tahun. Seri B menawarkan sisa imbalan ijarah Rp71,95 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp5,93 miliar serta jangka waktu lima tahun,” kata manajemen dalam keterbukaan informasi, Rabu (22/7/2026).

Sementara itu, seluruh instrumen yang ditawarkan telah memperoleh peringkat AA+ dari Fitch Ratings Indonesia. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk konsorsium penjamin pelaksana emisi yang terdiri atas PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT BCA Sekuritas, dan PT RHB Sekuritas Indonesia. Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Baca Juga : Gelar RUPST, TBIG Kantongi Restu untuk Terbitkan Obligasi US$900 Juta
Sesuai jadwal, masa penawaran umum akan berlangsung pada 30-31 Juli 2026. Selanjutnya, penjatahan dijadwalkan pada 4 Agustus 2026, distribusi obligasi dan sukuk secara elektronik pada 6 Agustus 2026, serta pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 7 Agustus 2026.

