EBuzz — Saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), emiten ritel gadget yang pemilik manfaatnya tercatat sebagai Rebecca Halim, istri konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan, terus menunjukkan kinerja operasional yang solid, mendorong sejumlah analis menetapkan target harga yang cukup agresif untuk saham ini.
Sepanjang lima bulan pertama 2026, Erajaya mencatatkan pertumbuhan penjualan di gerai yang telah beroperasi atau same store sales growth (SSSG) sebesar 7,2 persen secara tahunan (yoy). Ini merupakan sinyal bahwa performa bisnis inti perseroan tetap kuat di tengah persaingan ketat industri ritel elektronik dan gadget.
Analis KB Valbury Sekuritas, Andre Suntono, dalam risetnya yang dikutip Kamis (9/7/2026) menyebutkan bahwa ERAA diperkirakan akan terus melanjutkan strategi ekspansi jaringan gerai dan program membership sepanjang tahun ini yang merupakan dua motor utama yang selama ini menopang pertumbuhan pendapatan perseroan.
Proyeksi Pendapatan Tembus Rp83,8 Triliun
KB Valbury Sekuritas mempertahankan proyeksi pendapatan ERAA tahun 2026 di angka Rp83,8 triliun, tumbuh 9,3 persen yoy. Sejalan dengan itu, estimasi laba bersih perseroan juga diproyeksikan naik dengan laju yang sama, 9,3 persen yoy, menjadi Rp1,3 triliun.
Baca Juga Saham “RANS” Meroket ke Radar Investor, Harga IPO Dipatok Rp170
Proyeksi pertumbuhan yang konsisten antara top line dan bottom line ini mengindikasikan bahwa ekspansi gerai yang dilakukan Erajaya berjalan efisien, tanpa menggerus margin keuntungan secara signifikan.

