EBuzz – Emiten pertambangan dan energi milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), mengumumkan pelaksanaan transaksi afiliasi berupa investasi berskala besar pada salah satu entitas anak usahanya, PT Armada Maritim Persada (AMP).
Aksi korporasi ini dilakukan melalui mekanisme penerbitan saham baru untuk memperkuat struktur permodalan anak usaha. Selain itu, langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Bersyarat untuk Pengambilbagian Saham di dalam PT AMP pada tanggal 30 Juni 2026.

Presiden Direktur CUAN, Michael, mengungkapkan bahwa, langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen perseroan dalam mengembangkan lini bisnis dan meningkatkan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham grup.
Menurutnya, perjanjian tersebut melibatkan tiga pihak utama dalam ekosistem perusahaan yaitu Perseroan selaku perusahaan induk, PT AMP sebagai anak usaha terkendali, dan PT Chandra Shipping International (CSI) bertindak selaku investor.
“Melalui kesepakatan ini, PT CSI secara resmi berkomitmen untuk menempatkan dana investasinya pada PT AMP. Dalam skema transaksi tersebut, PT CSI berencana melakukan investasi dengan nilai total mencapai US$90.000.000,” jelas Michael dalam keterbukaan informasi, Kamis (2/7/2026). (3/7).
Ekspansi Logistik Maritim

Michael menegaskan, setelah seluruh proses penyelesaian transaksi dan pemenuhan persyaratan pendahuluan (conditions precedent) terpenuhi, PT CSI akan menguasai kepemilikan saham sebesar 40 persen di dalam PT AMP.
Kendati terjadi delusi kepemilikan, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk ditegaskan akan tetap bertindak sebagai pemegang saham pengendali utama pada perusahaan angkutan laut tersebut.
“Dana segar senilai US$90 juta tersebut akan disalurkan oleh PT CSI melalui mekanisme pengambilan bagian atas saham baru yang akan diterbitkan oleh PT AMP,” pungkasnya.
Baca Juga : Penuhi Free Float, Prajogo Lepas 531,6 Juta Saham CUAN
Lebih lanjut Michael optimis bahwa suntikan modal ini akan memberikan dampak finansial yang positif bagi kinerja konsolidasian. Sinergi ini juga diproyeksikan dapat memperkuat daya saing logistik maritim grup secara berkelanjutan melalui potensi peningkatan nilai investasi di masa depan.
“Investasi bernilai jutaan dolar AS ini secara spesifik ditujukan untuk mendukung rencana pertumbuhan operasional dan perluasan pengembangan usaha PT AMP di sektor angkutan laut perairan pelabuhan dalam negeri,” tutup Michael.

