EBuzz – Emiten perunggasan terintegrasi, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) bersiap melakukan penggalangan dana di pasar surat utang melalui penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Japfa Tahap I Tahun 2026. Nilai pokok instrumen yang ditawarkan dalam emisi tahap pertama ini ditetapkan sebesar Rp500 miliar.
Manajemen JPFA dalam prospektus ringkasnya menjelaskan, obligasi ini akan diterbitkan ke dalam dua bagian, yakni Seri A dengan tenor 3 tahun dan Seri B dengan tenor 5 tahun. Adapun nilai emisi serta tingkat suku bunga tetap untuk masing-masing seri saat ini belum ditentukan oleh pihak manajemen.
Nantinya, seluruh dana segar yang diperoleh dari hasil penawaran umum surat utang ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi terkait dialokasikan secara khusus oleh perseroan untuk aspek restrukturisasi permodalan.
“Dana tersebut akan digunakan sebagai pembiayaan kembali (refinancing) melalui pembayaran dipercepat atas sebagian pokok utang fasilitas kredit Term Loan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI),” pungkas manajemen JPFA, Senin (15/6/2026).
Peringkat Efek dari Fitch Ratings

Dalam rangka penerbitan instrumen pendapatan tetap ini, PT Fitch Ratings Indonesia telah melakukan evaluasi berkala dan menyematkan peringkat A+ (idn) (Single A Plus) bagi obligasi JPFA.
Guna melancarkan aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT Sucor Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi (joint lead underwriters). Sementara itu, fungsi wali amanat ditempatkan pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR).
Baca Juga : Japfa (JPFA) Klaim Program MBG Jadi Mesin Baru Pertumbuhan
Berikut adalah rencana indikasi jadwal pelaksanaan emisi obligasi JPFA :
Masa Penawaran Awal (Bookbuilding): 15–22 Juni 2026
Perkiraan Tanggal Efektif OJK: Senin, 29 Juni 2026
Masa Penawaran Umum: 30 Juni–1 Juli 2026
Tanggal Penjatahan: Jumat, 3 Juli 2026
Perkiraan Pencatatan (Listing) di BEI: Rabu, 8 Juli 2026

