EBuzz – Emiten BUMN sektor konstruksi, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), memastikan komitmennya untuk terus melakukan ekspansi portofolio proyek ke mancanegara, dengan fokus utama pada pasar Arab Saudi.
Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menyatakan bahwa perseroan menerapkan sejumlah langkah strategis guna menangkap peluang serta memenangkan tender proyek infrastruktur di kawasan Arab Saudi dan negara-negara Timur Tengah lainnya. One of the core strategies being deployed is establishing strategic partnerships.
“Kami optimis bisa mencapai langkah itu didorong oleh berbagai strategi, di antaranya menjalin kemitraan strategis, agar lebih mudah menangkap peluang dan mengikuti tender proyek infrastruktur di Arab Saudi, serta negara Timur Tengah lainnya,” ujar Ermy dalam keterangan resmi, Rabu (3/6/2026). (4/6).

Ermy menambahkan, rekam jejak pembangunan sejumlah proyek di Arab Saudi selama ini telah memperkuat posisi perseroan sebagai kontraktor internasional. Hingga saat ini, emiten konstruksi pelat merah tersebut tercatat memiliki pengalaman operasional selama 65 tahun dengan portofolio pengerjaan lebih dari 100 infrastruktur dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.
“Di pasar internasional, salah satu proyek komersial monumental yang pernah diselesaikan WSKT adalah renovasi area terbuka yang mengelilingi Ka’bah (Mataf) di Masjidil Haram pada tahun 2013. Proyek tersebut merupakan bagian dari megaproyek perluasan King Abdullah Makkah Extension (KAME) dengan nilai kontrak mencapai 59 juta riyal Saudi,” katanya.
Baca Juga : Garap Proyek Jembatan Pulau Laut, WSKT Kantongi Kontrak Rp1,02 Triliun
Menurutnya, dalam penyelesaian proyek perluasan tersebut, WSKT menerapkan metode teknis konstruksi berupa formwork slab dan cantilever beam. “Penerapan metode cetakan sementara ini berfungsi untuk membentuk struktur beton agar sesuai dengan spesifikasi desain, sehingga meningkatkan akurasi presisi sekaligus mengoptimalkan efisiensi waktu dan biaya operasional proyek,” tegas Ermy.

