EBuzz – Raksasa teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyambut hangat langkah investasi yang dilakukan oleh Danantara Indonesia. Masuknya institusi pengelola investasi negara ini dinilai sebagai cerminan kepercayaan yang kuat terhadap fundamental serta prospek masa depan perseroan.
Corporate Secretary GoTo, R.A. Koesoemohadiani, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan bahwa Danantara Indonesia telah melakukan akumulasi saham perseroan melalui pasar sekunder. Meski demikian, jumlah kepemilikan tersebut masih di bawah ambang batas signifikan.
“Danantara Indonesia telah membeli sejumlah saham perseroan melalui Bursa, dalam jumlah kurang dari 1% dari saham yang diterbitkan perseroan. Perseroan menyambut baik investasi tersebut, sebagaimana juga investasi dari seluruh pemangku kepentingan lainnya, sebagai cerminan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap fundamental usaha, kinerja, serta prospek jangka panjang perseroan,” ungkap Koesoemohadiani dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026). (6/5).
Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dukungan ini menjadi suntikan energi bagi perusahaan untuk terus menjaga standar profesionalisme. “Kepercayaan tersebut menjadi dorongan positif bagi perseroan untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan, profesional, serta terus berlandaskan pada tata kelola perusahaan yang baik,” jelasnya.
Koesoemohadiani mengaku saat ini, tengah menunggu dokumen resmi untuk mempelajari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Hal tersebut dinilai, akan sangat menentukan dampaknya terhadap operasional Grup perusahaan.
“Perseroan masih belum menerima salinan Perpres tersebut, sehingga masih menunggu informasi yang lengkap untuk dapat melakukan kajian lebih lanjut,” tegas Koesoemohadiani.

Ia juga menambahkan komitmen perusahaan untuk tetap bersinergi dengan regulator demi kepentingan mitra. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan semua pemangku kepentingan terkait, sehingga Grup perseroan dapat terus memberi manfaat berkelanjutan kepada seluruh masyarakat terutama mitra pengemudi dan pelanggan Gojek,” ujarnya.
Baca Juga : Hans Patuwo Resmi Jadi CEO GoTo, Begini Rekam Jejak Karirnya
Dirinya juga menjelaskan struktur kepemilikan saat ini di mana tidak ada entitas yang mendominasi sebagai pemegang saham utama.
“Pada tanggal surat ini, perseroan tidak atau belum memiliki informasi mengenai rencana pemegang saham perseroan terkait dengan kepemilikan sahamnya di perseroan,” tutup Koesoemohadiani.

