EBuzz – Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik merespon ramalan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebutkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa tembus ke level 28.000.
Jeffrey mengaku, memiliki frekuensi optimisme yang sama. Kendati enggan mengonfirmasi angka pasti secara teknis, dirinya menilai sejarah IHSG mendukung kemungkinan pertumbuhan eksponensial tersebut.
“Pak Purbaya kan menggunakan referensi beberapa periode dulu, di mana bursa atau IHSG itu juga bisa bertumbuh berlipat-lipat dalam periode kurun waktu yang sama. Jadi bukan mustahil,” jelas Jeffrey kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (4/5/2026). (5/5).
Mantan Direktur Utama Phintraco Sekuritas ini menegaskan keyakinannya bahwa skala pasar modal Indonesia di masa depan akan melampaui kondisi saat ini secara signifikan.
“Kami di Bursa tentu tidak memproyeksikan angka, tidak berusaha mencapai angka tertentu. Tapi kalau optimismenya sama. Bursa ke depan pasti akan jauh lebih besar daripada bursa hari ini. Kalau itu keyakinan kami sama,” tambahnya.
IHSG Tembus 28.000

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, melontarkan proyeksi bombastis terkait masa depan pasar modal Indonesia. Ia memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal meroket berkali-lipat hingga menyentuh level 28.000 pada periode 2029-2030 mendatang.
Meski angka tersebut terdengar sangat ambisius, Purbaya berpegang teguh pada fondasi pertumbuhan ekonomi dan ekspansi yang terus dilakukan pemerintah.
“Saya selalu bilang, dari mulai titik terendah ekonomi sampai ujung dari masa ekspansi, itu bisa 4-5 kali. Let’s say sekarang 7.000 lah. Ekspansi kita akan berlangsung sampai 2029-2030. Itu saya bilang bisa 4-5 kali, bisa lah 28 ribu paling sial. Mereka bilang, itu Purbaya gila,” ungkap Purbaya dalam acara Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana di Main Hall BEI, Senin (27/4/2026).
Baca Juga : Menkeu Purbaya Buka-bukaan Soal Kriteria untuk Direksi Baru BEI
Sebagai catatan, pada penutupan perdagangan Senin (4/5/2026), IHSG tercatat menguat tipis 0,22% ke level 6.971,95, setelah sempat menyentuh level tertinggi harian di 7.069,69. Aktivitas pasar terpantau sangat dinamis dengan volume perdagangan mencapai 60,31 miliar saham dan nilai transaksi menembus Rp21,17 triliun dari 2.441.864 kali frekuensi perdagangan.

