EBuzz – PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) telah memiliki rencana strategis untuk melepaskan kepemilikan saham pada anak usahanya yang bergerak di sektor pertambangan batu bara.
Aksi korporasi ini merupakan bagian dari transformasi besar perseroan untuk mengubah portofolio bisnis menjadi lebih berkelanjutan serta memperkuat fokus pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Sekretaris Perusahaan Astrindo, Kurniawati Budiman, mengungkapkan bahwa manajemen tengah melakukan penjajakan intensif dengan sejumlah calon pembeli potensial. Namun, perseroan menegaskan bahwa seluruh proses tersebut saat ini masih berada dalam tahap awal dan belum masuk ke dalam kesepakatan formal yang mengikat.
“Perseroan belum menandatangani Letter of Intent (LoI) maupun perjanjian jual beli saham bersyarat atau Conditional Share Purchase Agreement (CSPA). Sehingga, saat ini belum ada kesepakatan yang bersifat mengikat dengan pihak manapun,” tegas Kurniawati dalam keterangan tertulisnya kepada otoritas bursa, Jumat (24/4/2026). (27/4).
Transisi Energi Terbarukan

Menurutnya, rencana divestasi ini diproyeksikan sebagai langkah terukur untuk mengoptimalkan struktur investasi perusahaan sekaligus mempercepat transisi ke sektor energi terbarukan. Astrindo menargetkan pengembangan infrastruktur energi berbasis energi bersih sebagai fondasi pertumbuhan masa depan.
Baca Juga : Fokus ke Energi Hijau, Anak Usaha Astrindo Nusantara (BIPI) Mau Dijual
“Terkait identitas anak perusahaan yang akan dilepas, manajemen menyatakan belum dapat memberikan rincian spesifik karena proses evaluasi internal dan diskusi dengan mitra potensial masih bersifat rahasia,” pungkasnya.
Hingga saat ini, perseroan memastikan bahwa operasional tetap berjalan normal dan tidak ada kejadian material lain yang mengganggu kelangsungan hidup perusahaan maupun berdampak signifikan terhadap volatilitas harga saham di pasar modal.

