EBuzz – PT Karya Pacific Investama (KPI) secara resmi mengumumkan pelaksanaan Penawaran Tender Sukarela atau Voluntary Tender Offer atas saham PT MNC Energy Investments Tbk (IATA).
Aksi korporasi strategis ini dilakukan sebagai bagian dari rencana besar KPI untuk mengambil alih posisi pemegang saham pengendali baru pada emiten yang bergerak di bidang investasi induk dan perdagangan batu bara tersebut. Tujuan utama dari langkah ini adalah mempertegas dominasi KPI di tubuh emiten sektor energi tersebut.
Dalam keterbukaan informasi, perusahaan menawarkan untuk membeli sebanyak-banyaknya 535.379.000 lembar saham. Jumlah ini mewakili sekitar 1,712% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh IATA. Adapun harga penawaran ditetapkan sebesar Rp99 per saham, yang telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 20 April 2026.
“KPI melakukan Penawaran Tender Sukarela dengan tujuan untuk menjadi Pengendali dari Perusahaan Sasaran (IATA),” ujar Manajemen, Selasa (21/4/2026).
Komitmen Karya Pacific Investama

Pasca-transaksi, manajemen KPI menyatakan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan dan pengembangan bisnis IATA, terutama dalam mengejar pertumbuhan positif pada pos pendapatan dan aset. Hingga saat ini, KPI menyatakan belum memiliki rencana untuk mengubah susunan manajemen, melakukan aksi go-private, maupun merombak kebijakan ketenagakerjaan di tubuh IATA.
Guna memuluskan aksi korporasi ini, KPI telah mendapatkan konfirmasi kecukupan dana dari PT Bank UOB Indonesia. Selain itu, PT Kay Hian Sekuritas telah ditunjuk sebagai perusahaan efek yang menangani proses tender tersebut.
Baca Juga : Gandeng Anak Usaha Astra, Emiten Hary Tanoe (IATA) Raup Kontrak Tambang Rp5 Triliun
Apabila seluruh saham dalam penawaran ini berhasil diserap, total kepemilikan KPI di IATA akan melonjak menjadi 50,50% atau setara dengan 15.794.254.800 saham. Masa penawaran dijadwalkan berlangsung selama 30 hari kalender, terhitung mulai 22 April hingga 22 Mei 2026, dengan target tanggal pembayaran pada 9 Juni 2026.

