Lippo Karawaci (LPKR) Caplok Hotel Aryaduta Manado, Nilainya Rp543 Miliar

EBuzz – Emiten properti dan pengembang kawasan perkotaan, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melalui anak usahanya, PT Aryaduta Karawaci Management (AKM) telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Bersyarat (PPJB) dengan PT Menara Abadi Megah (PT MAM) terkait rencana akuisisi aset properti di Sulawesi Utara.

Objek dari rencana transaksi ini mencakup tiga bidang tanah dengan luas keseluruhan mencapai kurang lebih 3.029 meter persegi yang terletak di Kelurahan Wenang Utara, Kota Manado. Selain kepemilikan lahan, transaksi ini juga meliputi seluruh bangunan yang saat ini beroperasi secara komersial sebagai Hotel Aryaduta Manado, beserta seluruh perlengkapan tetap yang melekat di atasnya.

Corporate Secretary PT Lippo Karawaci Tbk, Ratih Safitri mengungkapkan, dalam kesepakatan tersebut, total nilai transaksi dipatok sebesar SGD 41,3 juta atau setara dengan nilai estimasi mencapai Rp543,4 miliar.

Menurutnya, pembelian aset ini tidak dikategorikan sebagai transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020. Penegasan ini sekaligus memberikan kejelasan mengenai kepatuhan regulasi dalam proses konsolidasi aset di lingkungan grup Lippo.

“Nilai transaksi ini berada di bawah ambang batas 20 persen dari ekuitas perseroan merujuk pada laporan keuangan terakhir,” ungkap Ratih dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2026). (1/4).

LPKR Optimalkan Aset

Ratih menegaskan, manajemen perseroan memberikan jaminan bahwa rencana transaksi akuisisi aset hotel di Manado tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kondisi keuangan perusahaan secara keseluruhan.

“Penyelesaian final dari transaksi ini dijadwalkan akan dilakukan pada tanggal yang telah disepakati bersama setelah seluruh prasyarat yang tertuang dalam dokumen PPJB terpenuhi oleh pihak pembeli maupun penjual,” imbuhnya.

Baca Juga : Kartini Sjahrir Resmi Mundur dari Jabatan Komisaris Independen LPKR

Langkah akuisisi ini dipandang sebagai upaya perseroan untuk terus memperkokoh pilar bisnis hospitalitas di bawah bendera Aryaduta, sembari mengoptimalkan aset-aset strategis di wilayah pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa guna memberikan nilai tambah jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini