IHSG Merosot ke Level 7.070 di Sesi I, Saham DCII, dan ITMG Masuk Top Gainers

EBuzz – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I pada hari Senin ini dengan berada di zona merah, tercatat mengalami pelemahan sebesar 26,655 poin atau setara dengan 0,376 persen ke level 7.070,402.

Berdasarkan data perdagangan bursa, pergerakan pasar diwarnai oleh dominasi tekanan jual di mana sebanyak 676 saham mengalami penurunan harga, sementara 364 saham berhasil mencatatkan kenaikan, dan 230 saham lainnya terpantau tidak mengalami perubahan harga. Aktivitas perdagangan di lantai bursa sepanjang paruh pertama hari ini melibatkan nilai transaksi kumulatif sebesar Rp7,6 triliun, yang mencerminkan intensitas likuiditas pasar di tengah fluktuasi indeks domestik.

Dalam deretan saham yang mencatatkan pertumbuhan harga signifikan, saham DCII memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar Rp9.525 menjadi Rp209.800 per lembar, disusul oleh saham DSSA yang meningkat Rp3.075 ke posisi Rp65.800 per lembar, serta ITMG yang naik Rp1.000 menjadi Rp29.825 per lembar.

Sebaliknya, tekanan pada indeks turut dipicu oleh pelemahan sejumlah saham blue chip dan big caps, di antaranya saham MKPI yang turun sebesar Rp925 menjadi Rp22.675 per lembar, saham SMMA yang terkoreksi Rp600 ke level Rp15.400, dan saham BYAN yang mengalami penurunan Rp425 menjadi Rp11.900 per lembar saham. Pergerakan harga ini menunjukkan adanya rotasi sektor dan seleksi portofolio oleh para pelaku pasar di tengah sentimen negatif yang membayangi indeks secara keseluruhan.

Sektor Perbankan Masih Dilirik Investor

Sementara dari sisi aktivitas perdagangan, sektor perbankan tetap menjadi motor utama transaksi pasar modal melalui saham-saham teraktif yang diperdagangkan oleh investor. Saham BBCA mencatatkan frekuensi transaksi tertinggi sebanyak 50.730 kali dengan nilai mencapai Rp1,03 triliun, diikuti oleh saham BBRI yang ditransaksikan sebanyak 46.229 kali dengan nilai transaksi Rp671 miliar.

Baca Juga : IHSG Terjun 24% dalam 2 Bulan, Tekanan Asing dan Lesunya Transaksi Membayangi

Selain itu, saham BUMI juga masuk dalam jajaran saham paling aktif dengan volume transaksi sebanyak 37.904 kali senilai Rp408 miliar. Tingginya aktivitas pada saham-saham perbankan besar ini mengonfirmasi fokus pasar pada instrumen likuiditas tinggi saat IHSG berupaya mencari titik keseimbangan baru di tengah koreksi yang terjadi pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini