Go International, Komunitas Pasar Modal SatSet Cuan Perluas Jaringan Trader Global

EBuzz – Komunitas investor dan trader SatSet Cuan terus melakukan penguatan jaringan komunitas melalui langkah kolaborasi dan ekspansi ke level internasional di tengah dinamika pasar saham yang masih dibayangi ketidakpastian.

Founder SatSet Cuan Komunitas, Helen Felicia menjelaskan bahwa, selain memberikan wawasan mengenai arah pasar, SatSet Cuan Komunitas secara aktif mengembangkan basis massanya melalui kegiatan strategis seperti program trading bareng di Malaysia bersama Sucor Sekuritas pada November 2025 lalu sebagai bagian dari misi perluasan jangkauan internasional.

“Rencana ekspansi komunitas ke depan dilaporkan masih terus dikembangkan dengan menjajaki berbagai peluang global, mengingat keanggotaan SatSet Cuan saat ini sudah mencakup para trader dari berbagai negara seperti Malaysia, Australia, hingga Amerika Serikat,” jelas Helen dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/3/2026). (13/3).

Menurutnya, respons pelaku pasar mancanegara terhadap komunitas ini tercatat cukup positif, di mana sejumlah trader dari Malaysia telah resmi bergabung dan ketertarikan serupa mulai muncul dari pelaku pasar di negara-negara lain.

“Melalui perluasan jaringan dan kolaborasi ini, SatSet Cuan diharapkan dapat menjadi wadah bagi para trader untuk berbagi strategi serta memperkuat koneksi antar pelaku pasar di tingkat regional maupun global,” ucapnya.

SatSet Cuan Prediksi IHSG Berbalik Arah

Sementara itu Helen menilai, kondisi pasar saat ini masih dipengaruhi oleh berbagai faktor global dan domestik yang memicu pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung volatil.

Berdasarkan analisis historis, terdapat beberapa periode penting yang dinilai perlu dicermati oleh para investor dalam waktu dekat untuk mengantisipasi pergerakan harga di pasar modal.

“Dalam menghadapi kondisi pasar yang volatil tersebut, investor disarankan untuk mencermati sejumlah sektor yang dinilai masih memiliki katalis positif dan menarik,” jelas Helen.

Baca Juga : Bos BEI Sebut Tekanan Pasar Global Picu Fluktuasi IHSG di Bursa Domestik

Helen memaparkan bahwa pada tanggal 11 Maret terdapat peluang terjadinya pembalikan harga jangka pendek atau short-term bounce. Namun, menjelang tanggal 17 Maret, pasar sering kali menunjukkan fenomena pre-holiday move yang ditandai dengan aksi jual atau pengambilan keuntungan oleh para pelaku pasar.

“Pasca periode libur panjang pada 18 hingga 24 Maret, pasar diproyeksikan akan melakukan penyesuaian harga kembali atau repricing pada tanggal 25 dan 26 Maret, sementara potensi pembalikan arah atau window reversal yang lebih kuat diperkirakan dapat terjadi pada periode 31 Maret hingga 2 April mendatang,” paparnya.

Adapun, Sektor-sektor yang dianggap memiliki prospek positif untuk ke depannya meliputi sektor energi terutama minyak dan gas, komoditas khususnya emas, transportasi gas alam cair atau LNG shipping, serta sektor-sektor defensif yang dinilai memiliki ketahanan lebih baik terhadap fluktuasi pasar.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini