EBuzz – PT Central Finansial X (CFX), bursa aset kripto yang meregulasi perdagangan aset digital di Indonesia, resmi menjalin kolaborasi strategis dengan tiga perguruan tinggi negeri terkemuka, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Politeknik Keuangan Negara STAN.
Sinergi tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangkaian puncak acara CFX Crypto Conference (CCC) 2026, yang juga bertepatan dengan momentum perayaan hari jadi perseroan yang ketiga. Langkah ini diambil guna mendorong literasi aset digital serta menyelaraskan kebutuhan industri kripto dengan pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan riset di lingkungan akademisi.

Direktur Utama CFX Subani menjelaskan bahwa, melalui kemitraan ini, bursa beserta masing-masing institusi pendidikan tinggi berkomitmen untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, keahlian, hingga fasilitas penunjang guna memperkuat infrastruktur ekosistem keuangan digital domestik.
Menurutnya, kesepakatan ini dirancang untuk menciptakan landasan operasional yang kuat bagi penyelenggaraan perdagangan aset keuangan digital, termasuk aset kripto, di tanah air.
“Bagi kami, edukasi dan literasi mengenai aset kripto bukan sekadar kampanye literasi di atas kertas, tapi harus bersifat struktural. Penandatangan nota kesepahaman tersendiri dengan UI, dengan UGM, dan dengan STAN adalah langkah kongkrit kami untuk memastikan bahwa inovasi di sektor aset keuangan digital didukung oleh riset yang mendalam dan talenta-talenta terbaik bangsa,” jelas Subani dalam keterangan resminya, Senin (8/6/2026).
Apresiasi Kepatuhan Anggota Bursa

Selain penandatanganan MoU, dalam ajang CCC 2026 tersebut bursa juga memberikan penghargaan tahunan bertajuk Anugerah Ksatria CFX 2026 kepada para Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang menjadi anggota bursa.
Baca Juga : Pacu Transparansi, CFX Mulai Publikasikan Data Bulanan Industri Aset Kripto
Manajemen menyampaikan bahwa pemberian apresiasi ini merupakan bentuk pengakuan bursa atas tingkat kepatuhan (compliance), inovasi produk, serta kontribusi riil para pelaku usaha dalam membangun pasar aset kripto nasional yang akuntabel dan memiliki daya saing.

