Lolos Fit and Proper Test OJK, Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Jadi Komisaris BSI

EBuzz – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) secara resmi mengumumkan efektivitas pengangkatan anggota Dewan Komisaris baru setelah diterimanya laporan informasi persetujuan dari regulator.

Corporate Secretary BRIS, Wisnu Sunandar, dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (11/3/2026) menyampaikan bahwa perseroan telah mengantongi keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat nomor SR-215/PB.13/2026 tertanggal 6 Maret 2026.

Surat tersebut berisi hasil penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) terkait pengangkatan Komisaris Independen di tubuh bank syariah terbesar di Indonesia tersebut.

“Berdasarkan Salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK tersebut, regulator secara resmi menyetujui penunjukan Addin Jauharudin sebagai Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk,” kata Wisnu. (12/3).

Dirinya menekankan, dengan keluarnya keputusan ini, masa jabatan Addin Jauharudin sebagai Komisaris Independen dinyatakan mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal 11 Maret 2026.

Baca Juga : BSI Gandeng PNM, Bidik 300 Ribu Nasabah Ultra Mikro Baru di 2026

Manajemen BRIS menegaskan bahwa perubahan dalam susunan dewan pengawas ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kelangsungan usaha perseroan secara keseluruhan.

Rekam Jejak Addin Jauharudin

Addin Jauharuddin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor periode 2024-2029. Jauharuddin terpilih pada Kongres XVI GP Ansor yang berlangsung Jumat, 2 Februari 2024 di KM Kelud saat pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Kariernya di organisasi Nahdliyin terbilang lama, bahkan sejak masih mahasiswa. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Pengkaderan PB PMII (2008-2010), lalu sebagai Ketua Umum PB PMII (2011-2013).

Sementara di GP Ansor, namanya pernah tercatat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Ekonomi (2018), Ketua Bidang Ekonomi (2022), dan Bendahara Umum (2022).

Sebelum menjadi Komisaris BSI, Addin tercatat pernah menjabat sebagai komisaris di sejumlah BUMN seperti Komisaris PT Pos Indonesia, Komisaris PT Garam, dan Komisaris PT Waskita Karya.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini