Vale (INCO) Targetkan Smelter Nikel HPAL Pomalaa Beroperasi Q3-2026

EBuzz – PT Vale Indonesia Tbk menargetkan fasilitas smelter nikel berbasis high pressure acid leaching (HPAL) di Pomalaa, Sulawesi Tenggara, mulai beroperasi pada kuartal III-2026. Target tersebut lebih cepat dibandingkan rencana sebelumnya yang diperkirakan mulai beroperasi pada kuartal IV-2026.

Head of Corporate Finance and Investor Relations Vale Indonesia Andaru Brahmono Adi mengatakan percepatan jadwal operasional tersebut didukung kemajuan pembangunan proyek yang berjalan lebih cepat dari perkiraan.

“Tadinya kami perkirakan fasilitasnya akan mulai dapat beroperasi di kuartal IV tahun ini, tetapi ada percepatan dari mitra kami sehingga kemungkinan bisa beroperasi lebih cepat sejak kuartal III-2026,” ujar Andaru dalam acara di Jakarta, Jumat (6/3/2026). (9/3).

Andaru menegaskan, smelter nikel HPAL di Pomalaa dirancang menghasilkan sekitar 120 ribu ton nikel dalam bentuk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Produk tersebut merupakan bahan baku utama dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik.

Operasional Blok Pomala

Lebih lanjut ia menambahkan, saat ini empat dari lima mesin utama pada proyek smelter nikel HPAL Pomalaa telah terpasang. Kemajuan pembangunan tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan proyek yang tengah berjalan.

“Di sisi hulu, aktivitas pertambangan di Blok Pomalaa menghasilkan bijih nikel sekitar 7 juta wet metric ton (wmt) saprolite dan 21 juta wmt limonite per tahun,” tegasnya.

Baca Juga : RKAB 2026 Disetujui, Vale Indonesia Pastikan Operasional Berjalan Normal dan Investasi Berlanjut

Andaru juga menyampaikan bahwa kegiatan operasional di Blok Pomalaa telah dimulai setelah persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) diperoleh pada tahun ini.

Pengembangan proyek Pomalaa menjadi bagian dari transformasi operasional Vale Indonesia yang sebelumnya beroperasi dengan satu tambang dan satu smelter, menjadi tiga tambang serta tambahan fasilitas pengolahan.

“Dan insyaallah dalam waktu dekat akan bisa mulai mengoperasikan tambahan smelter-smelter baru,” ucap Andaru.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini