EBuzz – PT Astra International Tbk melaporkan realisasi pelaksanaan pembelian kembali saham (share buyback) yang telah dilakukan sejak awal 2026. Dalam keterbukaan informasi, emiten berkode saham ASII ini mencatat nilai buyback yang telah terserap mencapai ratusan miliar rupiah.
Sekretaris Perusahaan Astra International, Gita Tiffani Boer menjelaskan bahwa selama periode 19 Januari hingga 25 Februari 2026, perseroan telah membeli kembali 104.850.800 lembar saham.
“Total dana yang digunakan untuk aksi tersebut mencapai Rp684,97 miliar,” kata dia dalam keterangan resminya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti dikutip pada Kamis (26/2/2026).
Realisasi buyback ini merupakan bagian dari rencana pembelian kembali saham yang diumumkan Astra pada 15 Januari 2026, dengan alokasi dana maksimal sebesar Rp2 triliun.
Baca juga: HIPKA Dorong Pengembangan Ekosistem Bisnis Haji dan Umrah
Artinya, hingga akhir Februari 2026, dana yang telah digunakan baru sekitar 34 persen dari total anggaran yang disiapkan.
Dia menegaskan bahwa pelaksanaan buyback tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kondisi keuangan perseroan. Selain itu, Astra tetap menjaga ketentuan jumlah saham beredar di publik (free float) minimal 7,5 persen dari modal ditempatkan dan disetor.
Ke depan, Astra juga memberi sinyal akan melanjutkan program pembelian kembali saham. Perseroan menyatakan rencana buyback lanjutan tengah dipersiapkan, dengan rincian pelaksanaan yang akan diumumkan kemudian.

