EBuzz – PT Intiland Development Tbk. (DILD) resmi memperkenalkan Sakha Semanan, proyek hunian tapak terbaru di kawasan Taman Semanan Indah, Jakarta Barat. Proyek ini menjadi bagian dari strategi perseroan memperkuat portofolio rumah tapak di kawasan matang dengan basis permintaan end-user yang dinilai masih solid.
Sakha Semanan dikembangkan dalam skala terbatas, hanya 32 unit rumah dua lantai berkonsep tropis modern, menyasar segmen keluarga muda dan profesional yang mengutamakan fungsi ruang, kualitas lingkungan, serta konektivitas.
![]()
Lokasi proyek diklaim menjadi nilai jual utama. Kawasan Semanan telah terhubung langsung dengan tol dalam kota, tol bandara, dan tol lingkar luar Jakarta, serta memiliki akses ke transportasi publik seperti KRL dan TransJakarta. Akses ini dinilai krusial bagi pembeli yang mengutamakan efisiensi mobilitas harian.
Pimpinan Proyek Sakha Semanan, Fransisca Tatik Yudianti, menyebut peluncuran proyek ini mencerminkan respons Intiland terhadap perilaku pasar yang semakin selektif.
“Sakha Semanan kami hadirkan dengan standar kualitas hunian dan perencanaan kawasan yang matang. Kami melihat permintaan hunian tapak di Jakarta Barat masih kuat, khususnya dari segmen end-user,” ujar Fransisca dalam keterangan tertulis, Senin (23/2/2026). (24/2).
Prospek Pasar Rumah Tapak di 2026
![]()
Menurutnya, untuk tahap awal, Intiland memasarkan dua tipe hunian yakni Tipe standar dengan ukuran LT 90 m², LB 122 m² sebanyak 28 unit, dan Tipe hoek dengan ukuran LT 146,5 m², LB 125 m² sebanyak 4 unit.
Sementara dari sisi spesifikasi, Sakha Semanan mengusung standar bangunan jangka panjang, termasuk struktur beton bertulang, fondasi tapak, bata ringan, sanitair TOTO atau setara, serta daya listrik 5.500 VA. Desain rumah mengedepankan tata ruang yang kompak namun efisien, sejalan dengan kebutuhan penghuni urban.
“Harga ditawarkan mulai Rp1,9 miliar per unit, berada di segmen menengah yang saat ini dinilai menjadi kontributor transaksi terbesar pasar rumah tapak Jabodetabek,” tuturnya.
Fransisca menambahkan, peluncuran Sakha Semanan merupakan kelanjutan dari keberhasilan Virya Semanan, proyek hunian eksklusif Intiland di kawasan yang sama pada 2022 yang hampir seluruh unitnya telah terserap pasar.
“Tingginya penyerapan proyek sebelumnya menunjukkan konsep produk diterima pasar dan kebutuhan rumah tapak strategis masih tinggi,” kata Fransisca.
Intiland memproyeksikan pasar hunian tapak tetap resilien sepanjang 2026, sejalan dengan sejumlah riset konsultan properti yang menempatkan segmen harga Rp1–2 miliar sebagai motor utama transaksi. Kondisi ini memperkuat posisi Sakha Semanan sebagai opsi hunian sekaligus investasi jangka panjang di Jakarta Barat.

