EBuzz – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bersama PT Hutama Karya (Persero) melalui skema Kerja Sama Operasi Hutama Karya–WIKA (HK WIKA KSO) resmi memulai pembangunan Gedung Central Medical Unit (CMU) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, Yogyakarta.
Proyek strategis ini menjadi bagian penting dalam penguatan layanan kesehatan rujukan nasional dan ini selaras dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya agenda penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa pembangunan Gedung CMU RSUP Dr. Sardjito merupakan bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional.
“Pembangunan Gedung Central Medical Unit RSUP Dr. Sardjito bertujuan memastikan pelayanan kesehatan semakin mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat. Penguatan infrastruktur rumah sakit menjadi salah satu pilar utama transformasi tersebut,” ujarnya, Jumat (9/1/2026). (12/1).
Senada, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan bahwa kehadiran Gedung CMU akan menjadi fondasi layanan kesehatan masa depan.
“Gedung ini diharapkan menjadi pusat pelayanan kesehatan unggulan bagi Yogyakarta, wilayah selatan Jawa, hingga tingkat nasional, dengan orientasi kemanusiaan dan keberlanjutan,” ungkap Sri Sultan Hamengkubuwono.
WIKA Targetkan Pembangunan RSUP Sardjito Rampung di 2027

Sementara itu Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menegaskan komitmen perseroan dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
“Melalui kolaborasi Hutama Karya–WIKA KSO, kami berkomitmen menghadirkan Gedung CMU RSUP Dr. Sardjito sebagai fasilitas layanan kritikal, bedah, dan diagnostik yang terintegrasi serta berstandar tinggi,” ujarnya.
Menurut Agung, proyek ini menjadi kontribusi nyata WIKA dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui layanan kesehatan yang andal dan berkelanjutan.
“Perseroan memastikan penerapan standar mutu, keselamatan, dan keberlanjutan di setiap tahapan pembangunan, sekaligus menjaga agar layanan rumah sakit tetap berjalan optimal hingga proyek rampung pada 2027,” papar Agung.
Diketahui, Gedung CMU RSUP Dr. Sardjito dirancang terdiri atas dua lantai basement dan 13 lantai utama dengan total luas bangunan mencapai 55.574 meter persegi. Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027, dengan konsep stacking vertikal 14 lantai untuk menunjang efisiensi layanan medis terintegrasi.
Fasilitas yang akan dihadirkan meliputi layanan perawatan kritikal seperti ICU, HCU, ruang observasi, dan unit resusitasi, serta layanan bedah dengan 21 ruang operasi mayor dan 6 ruang operasi minor yang terintegrasi dengan area pra dan pascaoperasi. Dari sisi diagnostik, gedung ini dilengkapi fasilitas radiologi modern, termasuk CT-Scan, MRI 3 Tesla, X-Ray, CT Spectral Photon-Counting, fluoroskopi, serta laboratorium terpadu dan fasilitas patologi anatomi hingga molekuler.
Dalam pelaksanaannya, HK WIKA KSO menerapkan Building Information Modeling (BIM) berbasis ISO 19650 dan prinsip lean construction untuk meningkatkan efisiensi, akurasi perencanaan, serta kualitas pembangunan.

