EBuzz – Emiten perkebunan raksasa Grup Astra, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berhasil membukukan laba bersih senilai Rp373 miliar, melonjak tajam 34,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY). Selain itu, pendapatan Perseroan tercatat mencapai Rp7,5 triliun atau tumbuh 6,8% (YoY).
Kenaikan signifikan pada sisi bottom line ini didorong oleh peningkatan efisiensi operasional di seluruh lini serta pengendalian biaya yang ketat. Hal tersebut tercermin pada net profit margin (NPM) yang terkerek naik menjadi 5%, dibandingkan posisi 3,9% pada kuartal I-2025.
Direktur Astra Agro Lestari, Tingning Sukowignjo, menyatakan bahwa performa positif ini merupakan buah dari kolaborasi serta dukungan kuat dari seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ketahanan operasional dan finansial.
![]()
“Pencapaian saat ini berkat dukungan berkelanjutan dari para stakeholders. Terima kasih atas kepercayaan dan dedikasi seluruh pihak yang senantiasa mendampingi perjalanan Astra Agro. Mari terus memperkuat kolaborasi ini demi mewujudkan pertumbuhan yang saling membawa manfaat ke depan,” ungkap Tingning dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026).
Baca Juga : Tembus Rp1,5 Triliun, Ini Rahasia Astra Agro (AALI) Cetak Laba Jumbo di 2025
Tingning optimismisme bahwa harga CPO akan tetap suportif sepanjang tahun seiring permintaan yang stabil, meski faktor cuaca dan usia tanaman tetap diwaspadai sebagai komponen utama produksi.
“Perseroan berkomitmen menjaga daya saing biaya produksi melalui alokasi belanja yang tepat sasaran guna mengantisipasi volatilitas harga komoditas dan kondisi geopolitik global hingga akhir tahun nanti,” katanya.
Dari sisi operasional, kinerja AALI ditopang oleh kenaikan volume penjualan CPO dan derivatif sebesar 6,3% (YoY), serta pertumbuhan penjualan Kernel dan derivatif sebesar 9,8% (YoY).

