Sah! Adira Finance (ADMF) Tetapkan Total Dividen Tunai Rp703 M

EBuzz –  PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (25/3/2025). RUPST telah menyetujui Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, kemudian RUPST juga memutuskan membayarkan dividen tunai sekitar 50% dari laba bersih Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.

Di samping itu, RUPST menyetujui untuk menerima pengunduran diri Eng Heng Nee Philip dari jabatannya selaku Komisaris Perusahaan. Selanjutnya, RUPST juga menyetujui pengangkatan Honggo Widjojo Kangmasto selaku Komisaris Perseroan dan Ricky Gunawan selaku Direktur Perseroan, yang akan efekif menjabat setelah lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan dari OJK.

Direktur Adira Finance I Dewa Made Susila menjelaskan bahwa, dalam RUPST pemegang saham telah menyetujui untuk membayarkan dividen tunai sekitar 50% dari laba bersih Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 atau sebesar Rp703 miliar atau Rp703 per lembar saham.

Adapun, pembayaran dividen ini akan dibayarkan pada tanggal 25 April 2025. Selain itu, RUPST juga memutuskan untuk menyisihkan Rp14,1 miliar atau 1% dari laba bersih sebagai dana cadangan umum sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas.

“Adira Finance secara konsisten terus memberikan apresiasi atas dukungan para pemegang saham,” jelas Dewa Made melalui keterangan tertulis. (27/3).

Dewa Made menambahkan, dengan masuknya jajaran direksi dan komisaris yang baru ditubuh perseroan. Dirinya yakin bisa memberikan kontribusi ke perusahaan, sehingga hal ini akan memberikan efek positif terhadap kinerja keuangan Adira Finance di akhir 2025.

“Kami yakin dengan keahlian, pengalaman, dan kapabilitas yang mereka miliki, keduanya akan memberikan kontribusi terbaik bagi Perusahaan dan Industri Pembiayaan,” ucapnya.

Selain itu, dalam RUPST tersebut Dewa menyampaikan bahwa Perusahaan telah melaporkan penggunaan dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap III Tahun 2024 senilai Rp1,6 triliun, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap III Tahun 2024 senilai Rp 400 miliar, dan Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap IV Tahun 2024 senilai Rp2,0 triliun.

“Setelah dikurangi dengan biaya penerbitan, seluruh dana hasil dari penerbitan Obligasi dan Sukuk Mudharabah tersebut digunakan untuk mendanai pembiayaan konsumen sesuai dengan kegiatan usaha Perusahaan,” tegas Dewa.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini