EBuzz – Emiten yag terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), melalui anak usahanya PT Integrasi Jaringan Ekosistem (WEAVE), berhasil menerbitkan Samurai Bond senilai JPY21,4 miliar atau sekitar Rp2,4 triliun di pasar modal Jepang.
Penerbitan obligasi terdiri atas dua seri, yakni Japanese Yen Bonds – First Series 2026 senilai JPY19,4 miliar dengan tenor tiga tahun dan Japanese Yen Bonds – Second Series 2026 senilai JPY2,0 miliar dengan tenor lima tahun.

Direktur Utama PT Integrasi Jaringan Ekosistem, Hendrik Tee, mengatakan penerbitan Samurai Bond menjadi langkah strategis perseroan dalam memperluas akses terhadap pendanaan internasional.
Baca Juga : Perkuat Kepercayaan Investor, Anak Usaha WIFI Lunasi Obligasi dan Sukuk Rp1,53 Triliun
“Keberhasilan penerbitan Samurai Bond ini adalah pengakuan internasional terhadap fundamental bisnis WEAVE, disiplin pengelolaan keuangan, dan tata kelola perusahaan yang baik. Pendanaan ini memperkuat struktur permodalan Perseroan sekaligus memperluas akses kami terhadap sumber pembiayaan global,” ujar Hendrik dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/7/2026).
Alokasi Penggunaan Dana Obligasi

Ia menambahkan, dana hasil penerbitan obligasi akan dialokasikan untuk belanja modal terkait pembangunan, perluasan, dan pemeliharaan jaringan FTTH serta infrastruktur telekomunikasi, kebutuhan modal kerja, refinancing, dan keperluan umum perusahaan.
“Dengan dukungan investor internasional, kami akan mempercepat pembangunan jaringan fixed broadband nasional agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan internet berkecepatan tinggi dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau,” katanya.
Sementara itu, President and CEO NTT East Corporation, Naoki Shibutani, menyatakan keberhasilan transaksi tersebut mencerminkan model pendanaan baru yang menghubungkan pasar modal Jepang dengan perusahaan bertumbuh di Indonesia.

“Sebagai pemegang saham sebesar 49% di WEAVE, NTT East Group menyambut baik keberhasilan penerbitan Samurai Bond ini. Penerbitan ini menunjukkan sebuah model pendanaan baru yang menghubungkan pasar modal Jepang dengan perusahaan-perusahaan bertumbuh di Indonesia,” ujar Naoki.
Menurutnya, NTT East Group akan terus bekerja sama dengan WEAVE dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi dan pengalaman operasional yang dimiliki perusahaan.
Melalui penerbitan Samurai Bond ini, perseroan menilai akses terhadap sumber pendanaan global semakin terbuka sehingga dapat mendukung strategi ekspansi infrastruktur digital secara berkelanjutan.

Transaksi tersebut ditangani oleh Daiwa Securities Co. Ltd. sebagai sole arranger, sole bookrunner, dan sole underwriter. Sementara itu, obligasi akan dicatatkan di pasar Jepang dengan Mizuho Bank, Ltd. bertindak sebagai fiscal agent.
Sebelum penerbitan obligasi, Japan Credit Rating Agency (JCR) memberikan peringkat BBB+ untuk issuer maupun obligasi WEAVE secara standalone tanpa jaminan dari induk usaha maupun pihak ketiga. Peringkat tersebut masuk kategori investment grade yang mencerminkan kapasitas perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangannya.

