Perluas Pasar Ekspor, SIG Targetkan 450 Ribu Ton Semen ke AS

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG menargetkan ekspor semen ke Amerika Serikat (AS) mencapai 450 ribu metrik ton (MT) sepanjang 2026. Ekspor tersebut dilakukan secara bertahap menggunakan fasilitas ekspor yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur.

Perluas Pasar Ekspor, SIG Targetkan 450 Ribu Ton Semen ke AS
Semen Indonesia
Bacakan Artikel

EBuzz - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG menargetkan ekspor semen ke Amerika Serikat (AS) mencapai 450 ribu metrik ton (MT) sepanjang 2026. Ekspor tersebut dilakukan secara bertahap menggunakan fasilitas ekspor yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur.

Direktur Sales dan Marketing SIG Dicky Saelan mengatakan perseroan untuk pertama kalinya pada 2026 telah merealisasikan ekspor semen ke pasar Amerika Serikat.

"Untuk pertama kalinya, tahun ini kita bisa ekspor semen ke Amerika Serikat, walaupun jumlahnya belum terlalu banyak," ujar Dicky dalam konferensi pers Public Expose Live 2026 di Jakarta, Selasa (8/9/2026). (9/9).

Pasar Ekspor SIG

Menurut Dicky, ekspor tersebut menunjukkan produk semen yang diproduksi di Indonesia dapat diterima di pasar Amerika Serikat. "Ini memberikan kepercayaan diri bagi kami untuk terus meningkatkan, mungkin ekspor kami ke depan," katanya.

Lebih lanjut Dicky menambahkan, sebelumnya perseroan telah memperluas pasar ekspor melalui peresmian fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor di Tuban pada Juni 2026. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun.

“Fasilitas tersebut menjadi basis utama penguatan kegiatan ekspor SIG, termasuk untuk memenuhi kebutuhan pasar Amerika Serikat. Pengembangan fasilitas ekspor tersebut dilakukan melalui kerja sama strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dengan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang,” sambung Dicky.

Baca Juga : Punya Prospek Stabil, SIG Pertahankan Rating idAAA dari Pefindo

Menurutnya, untuk mendukung kegiatan ekspor, terminal di Tuban memiliki kapasitas hingga 50.000 deadweight tonnage (DWT). Terminal tersebut dilengkapi tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam (tph).

Selain fasilitas terminal ekspor, fasilitas produksi di Tuban dilengkapi blending silo system berkapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, serta dua cement silo system dengan kapasitas masing-masing 18.000 ton.

“Sistem tersebut memungkinkan pengiriman semen curah secara langsung dari pabrik menuju kapal di dermaga. Melalui fasilitas tersebut, SIG menargetkan ekspor 450 ribu MT semen tipe khusus ke Amerika Serikat sepanjang 2026 secara bertahap,” imbuhnya.