Perkuat Ekosistem Hiburan, IRSX Masuk Co-Investment Garap 10 Film Layar Lebar

EBuzz – PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) melalui unit filmnya, Folago Pictures, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) untuk skema co-investment dalam lebih dari 10 proyek film layar lebar. Kerja sama ini melibatkan sejumlah studio film nasional, antara lain MVP Pictures, dan, Tiger Wong Entertainment.

Penandatanganan MOU tersebut dilaksanakan di Ritz-Carlton Kuningan dan dihadiri langsung oleh para pengambil keputusan dari masing-masing mitra, termasuk Angga Dwimas Sasongko (Visinema Pictures), Raam Punjabi dan Vikas Chand Sharma (MVP Pictures), Baim Wong (Tiger Wong Entertainment), Sean Gelael (KUY STUDIO), serta Tony Ramesh (VMS Pictures).

Direktur Utama IRSX, Subioto Jingga, menyampaikan bahwa strategi co-investment ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem Folago secara menyeluruh. Menurutnya, melalui skema co-investment dengan pendekatan asset-light, IRSX menargetkan pengembangan portofolio konten film layar lebar dengan struktur bisnis yang terukur.

Perseroan menyampaikan bahwa model ini memungkinkan pembagian risiko dan optimalisasi alokasi modal dalam pengembangan konten jangka menengah.

“Folago menyediakan modal, struktur bisnis, dan akses distribusi untuk mendukung pengembangan proyek bersama para studio dan kreator,” ujarnya dalam acara MoU di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Garap 10 Film di 2026

Subioto menambahkan, dalam kerja sama ini, Folago Pictures berperan sebagai mitra pendanaan dan platform distribusi, tanpa membentuk studio produksi yang bersaing secara langsung dengan mitra kreatif. Perseroan menegaskan posisinya sebagai pengelola modal dan mitra distribusi dalam industri hiburan.

“Melalui struktur co-investment, IRSX membuka berbagai sumber pendapatan dari proyek film yang dikerjakan bersama, meliputi pendapatan box office, hak distribusi domestik dan internasional, lisensi platform over-the-top (OTT), serta kerja sama integrasi merek,” kata Subioto.

Perseroan menyampaikan bahwa pipeline lebih dari 10 film layar lebar tersebut direncanakan untuk dikembangkan sepanjang tahun 2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi IRSX dalam mengintegrasikan lini film, konten digital, hiburan langsung, pengelolaan talenta, dan teknologi dalam satu ekosistem usaha.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini