EBuzz – PT Pegadaian menyatakan telah menyiapkan dana untuk melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan V Tahap IV Tahun 2023 Seri B dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap IV Tahun 2023 yang jatuh tempo pada 24 Agustus 2026.
Total nilai pokok kedua surat utang yang akan dilunasi mencapai Rp463,065 miliar. Pelunasan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban perseroan sekaligus bentuk keterbukaan informasi dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : Pegadaian Buka Suara Soal Rencana IPO di Tengah Dorongan Danantara
Secara rinci, nilai pokok Obligasi Berkelanjutan V Pegadaian Tahap IV Tahun 2023 Seri B yang akan dilunasi mencapai Rp228,025 miliar. Sementara itu, pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Pegadaian Tahap IV Tahun 2023 yang jatuh tempo mencapai Rp235,040 miliar.

Kedua instrumen tersebut diterbitkan secara bersamaan oleh Pegadaian pada 24 Agustus 2023 dengan tenor tiga tahun. Dengan demikian, kedua surat utang tersebut jatuh tempo pada 24 Agustus 2026.
Kepala Divisi Tresuri PT Pegadaian Luh Putu Andarini mengatakan, dana untuk pelunasan pokok kedua instrumen tersebut berasal dari fasilitas pinjaman perbankan.
“Seluruh dana pelunasan bersumber dari fasilitas pinjaman perbankan. Proyeksi sisa plafon perbankan per 31 Juli 2026 dipastikan mencukupi untuk memenuhi seluruh pembayaran pokok surat utang sebesar Rp463,065 miliar,” ujar Luh Putu.
Baca Juga : Laba Pegadaian Melonjak 84,4%, Ekosistem Emas Jadi Mesin Pertumbuhan
Dengan demikian, Pegadaian memastikan ketersediaan dana untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan V Tahap IV Tahun 2023 Seri B dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap IV Tahun 2023 pada tanggal jatuh tempo.

