Merdeka Copper Gold Balik Untung, Laba Semester I Tembus USD101,56 Juta
EBuzz - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membalikkan rugi menjadi laba pada semester I 2026. Perseroan membukukan laba bersih USD101,56 juta, dibandingkan rugi bersih USD15,80 juta pada semester I 2025.
Pendapatan dan EBITDA Melonjak
Pendapatan konsolidasian MDKA naik 64,10% secara tahunan (year on year) menjadi USD1,40 miliar. Pada periode yang sama tahun lalu, perseroan mencatat pendapatan USD854,60 juta.
Lonjakan lebih tajam terjadi pada laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA). MDKA mencetak EBITDA USD512 juta, tumbuh 191% dari USD176 juta pada semester I 2025.
Nikel dan Emas Jadi Penopang
Bisnis nikel dan emas mendorong kinerja perseroan. Merdeka Battery Materials (MBMA) tetap menjadi kontributor EBITDA terbesar, seiring kenaikan volume dan harga bijih nikel.
High-Grade Nickel Matte (HGNM) ikut menyumbang dengan pertumbuhan penjualan 72% secara tahunan. Produk Nickel Pig Iron (NPI) dan asam juga menambah kontribusi.
Produksi Melesat
Grup Merdeka menggenjot produksi bijih nikel hingga 15,20 juta wmt pada semester I 2026, naik 121% secara tahunan. Produksi emas Grup meningkat 32% menjadi 66.814 ons.
Baca Juga Imbas Aturan Rp 1 Berlaku, 18 Saham Terkapar di ARB
Ekspansi Berlanjut di Paruh Kedua
MDKA memasuki sejumlah tahapan pengembangan proyek pada semester II 2026. Perseroan menargetkan peningkatan produksi dari Tambang Emas Pani dan akan memulai produksi High Pressure Acid Leach (HPAL) Sulawesi Nickel Cobalt. Proyek Tembaga Tujuh Bukit juga telah memasuki tahap studi kelayakan (feasibility study).