economixbuzz Versi penuh
Ekonomi & Bisnis

Kejar Target 1 Gigawatt, PGEO Eksekusi Pengeboran Sumur LMB-19.4

Langkah ini dilakukan guna mendukung pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 yang berkapasitas 55 megawatt (MW).

Oleh Praditya 23 Sep 2026 16:39 2 menit baca

EBuzz - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Area Lumut Balai resmi memulai pengeboran sumur kedua LMB-19.4. Langkah ini dilakukan guna mendukung pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 yang berkapasitas 55 megawatt (MW).

Pengeboran di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lumut Balai, Sumatera Selatan, tersebut menggunakan rig GDAP#123. Pengeboran sumur kedua ini merupakan kelanjutan dari tajak (spud-in) sumur eksplorasi pertama LMB 19-3 di Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, yang telah dilaksanakan pada Juli 2026 hingga kedalaman 2.500 meter.

Direktur Utama PGEO, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa pengeboran ini merupakan langkah akselerasi perusahaan dalam memperkuat pasokan energi bersih di wilayah Sumatera.

Menurutnya, proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 ditargetkan beroperasi secara penuh (commercial operation date/COD) pada tahun 2030.

"Proyek ini menjadi bagian penting dari upaya PGE memperkuat kontribusi panas bumi di Sumatera, terlebih pada momentum satu abad pengembangan panas bumi nasional," ujar Ahmad, Rabu (23/9/2026).

Ia menambahkan bahwa, proyek ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat di Sumatera Selatan, sekaligus melanjutkan operasional unit sebelumnya.

"Kami optimistis proyek ini akan turut mempercepat langkah PGE menuju target kapasitas terpasang 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan 1,8 GW pada 2034," tuturnya.

Waktu Pengeboran Sumur

Sementara itu, Project Manager Lumut Balai Unit 3 & 4, Heri Susanto, menjelaskan bahwa pengeboran Sumur LMB-19.4 ditargetkan rampung dalam durasi 40 hari.

"Dimulainya pengeboran sumur kedua LMB-19.4 menjadi kelanjutan dari berhasilnya sumur LMB-19.3 yang telah selesai sebelumnya. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keselamatan seluruh pekerja tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan," kata Heri.

Baca Juga : PGEO Bidik Potensi Panas Bumi 77 MWe di Sumbar

Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 tercatat sebagai proyek strategis dalam Blue Book & Green Book 2025-2029 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Kehadiran unit 3 ini akan melengkapi PLTP Lumut Balai Unit 1 dan Unit 2 yang masing-masing berkapasitas 55 MW dan telah beroperasi sejak akhir 2019 serta Juni 2025.

Topik terkait
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. PGEO Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi PLTP