Gandeng IRSX, Minimax Resmikan Folago Jadi Distributor Strategis, Targetkan 500 Judul Micro Drama Berbasis AI per Bulan

PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) resmi ditunjuk sebagai mitra dan distributor strategis MiniMax di Indonesia

Gandeng IRSX, Minimax Resmikan Folago Jadi Distributor Strategis, Targetkan 500 Judul Micro Drama Berbasis AI per Bulan
PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) resmi ditunjuk sebagai mitra dan distributor strategis MiniMax di Indonesia. DOK/IRSX
Bacakan Artikel

EBuzz PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) resmi ditunjuk sebagai mitra dan distributor strategis MiniMax di Indonesia. Penandatanganan berlangsung di Shanghai antara Direktur Utama Folago, Subioto Jingga, dan Head of MiniMax B2B Business, Hu WeiQi. Melalui penunjukan ini, Folago berhak mendistribusikan seluruh produk MiniMax di Indonesia, termasuk menjual kembali token MiniMax, sekaligus memakai teknologinya untuk produksi konten di dalam ekosistem Folago.

MiniMax bukan nama baru di industri kecerdasan buatan global. Perusahaan asal Shanghai yang berdiri pada awal 2022 ini didirikan oleh Yan Junjie, mantan peneliti SenseTime, dan didukung investor seperti Alibaba, Tencent, MiHoYo (pengembang gim Genshin Impact), HongShan, dan Hillhouse. MiniMax melantai di Bursa Efek Hong Kong pada 9 Januari 2026 dengan kode saham 0100. IPO-nya menghimpun sekitar HK 5,54 miliar atau sekitar USD710 juta porsi investor ritelnya kelebihan permintaan lebih dari 1.800 kali, dan nilai pasarnya sempat menembus USD11,5 miliar pada hari pertama perdagangan.

Kini layanan MiniMax dipakai lebih dari 300 juta pengguna di lebih dari 230 negara dan wilayah, serta lebih dari 1 juta pelanggan korporasi dan pengembang. Pada semester I 2026, pendapatannya mencapai USD116,6 juta, naik 283% secara tahunan, dengan sekitar 60% berasal dari luar Tiongkok. Produknya mencakup pembuat video AI Hailuo, yang model terbarunya, H3, menghasilkan video 2K lengkap dengan dialog, efek suara, dan musik. MiniMax juga mengembangkan MiniMax Audio untuk sintesis suara dan musik, model bahasa seri M, serta aplikasi seperti MiniMax Agent dan Talkie.

Kerja sama ini menempatkan Folago di jalur yang penting dalam bisnis AI, yaitu distribusi token. Setiap kali seseorang memakai AI untuk membuat teks, suara, gambar, atau video, pemakaiannya dihitung dalam satuan token yang dibeli oleh kreator, pelaku usaha, maupun pengembang aplikasi. Semakin luas AI dipakai, semakin besar kebutuhan token, dan distributor menjadi jembatan antara penyedia AI global dan pengguna di suatu negara.

Dalam kemitraan ini, Folago menjalankan tiga peran sekaligus:

  • Produksi konten. Folago akan memakai MiniMax di dalam ekosistemnya untuk kebutuhan AIGC (konten buatan AI) dan hiburan, mulai dari micro drama, film, hingga iklan. Folago menargetkan kapasitas produksi hingga 500 judul micro drama berbasis AI per bulan. Micro drama adalah serial vertikal berdurasi satu sampai tiga menit per episode.

  • Penjualan token. Folago akan menjual token MiniMax kepada korporasi (B2B) maupun langsung ke pengguna (D2C) melalui KreasiKita, platform milik Folago yang sudah beroperasi. Ekosistem Folago saat ini mencakup lebih dari 250.000 kreator digital dan 125.000 afiliator e-commerce, yang menjadi basis awal pengguna layanan ini.

  • Distribusi karya. Konten hasil produksi AI akan didistribusikan melalui FolaPlay dan berbagai platform digital di dalam maupun luar negeri.

"Kemitraan ini adalah langkah penting bagi Folago untuk menghadirkan teknologi AI kelas dunia kepada kreator, pelaku usaha, dan masyarakat Indonesia. Kami melihat peluang besar untuk membuat akses terhadap AI semakin luas lewat peran kami sebagai AI Token Factory di Indonesia," ujar Direktur Utama Folago (IRSX), Subioto Jingga.

Bagi Folago, kerja sama ini membuka sumber pendapatan baru dari penjualan token, di luar bisnis produksi konten. Akses ke teknologi video, suara, dan bahasa MiniMax juga dapat mempercepat produksi dan menekan biaya per judul. Setelah sebelumnya menjadi mitra strategis Seedance, Folago kini hadir di dua lapisan sekaligus, yaitu aplikasi AI dan token AI, dengan dukungan strategis dari MiniMax yang disesuaikan untuk kebutuhan pasar Indonesia.

Bagi MiniMax, Folago membuka jalan ke pasar Indonesia lewat ekosistem yang sudah berjalan, berupa jaringan kreator, affiliator, dan pelaku usaha. MiniMax tidak perlu membangun jalur distribusi dari nol, dan sekaligus mendapat mitra yang memakai teknologinya untuk produksi dalam skala besar.

"Indonesia adalah pasar yang dinamis dengan komunitas kreator yang kuat. Kami senang menggandeng Folago sebagai mitra strategis dan distributor tunggal MiniMax di Indonesia, dan berharap kerja sama ini membantu lebih banyak kreator serta pelaku usaha memanfaatkan teknologi MiniMax," kata Head of MiniMax B2B Business, Hu WeiQi.

Ke depan, kemitraan dengan MiniMax menjadi fondasi rencana Folago sebagai "AI Token Factory" di Indonesia, yaitu satu pintu bagi pengguna di Indonesia untuk mengakses berbagai layanan AI global. Folago menargetkan kerjasama dengan penyedia AI lainnya, sehingga KreasiKita dapat menawarkan beragam model AI dalam satu jalur. Folago dan MiniMax juga akan menyiapkan program bagi kreator Indonesia untuk mendorong pemanfaatan AI dalam berkarya.

Langkah ini melanjutkan ekspansi Folago di bidang AI. Melalui anak usahanya, PT Folago Artificial Intelligence Commerce (FAIC), perusahaan yang menyebut dirinya perusahaan creator economy di bidang AI, media commerce, dan hiburan ini mengembangkan produksi micro drama, film, musik, iklan televisi, dan live streaming berbasis AI.