EBuzz – Upaya transformasi berkelanjutan yang dijalankan PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo sebagai Sub Holding PTPN III (Persero) dinilai telah memasuki fase implementasi nyata di lapangan.
Managing Director Business 2 Danantara Asset Management, Setyanto Hantoro, menyampaikan bahwa modernisasi bisnis kelapa sawit yang dilakukan PalmCo tidak berhenti pada tahap perencanaan, melainkan telah dijalankan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung kemandirian pangan, energi, serta penguatan kedaulatan ekonomi nasional.
“Transformasi di sektor perkebunan tidak cukup berhenti pada perencanaan. Yang kami lihat di sini adalah konsistensi dan keberanian mengeksekusi perubahan secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Ini penting untuk mendukung kemandirian pangan dan energi sekaligus kedaulatan ekonomi,” kata dia. (22/1).

Setyanto menyampaikan bahwa konsistensi pelaksanaan transformasi menjadi aspek krusial dalam penguatan daya saing sektor perkebunan nasional. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan eksekusi perubahan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
Senada dengan itu, Managing Director Risk Management Danantara Asset Management, Riko Banardi, menjelaskan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai model bisnis sawit terintegrasi yang dijalankan PalmCo.
“Pemahaman menyeluruh atas proses operasional dan manajemen risiko di lapangan menjadi dasar penting bagi optimalisasi peran Danantara sebagai pemegang saham,” pungkasnya.
Melalui kunjungan tersebut, Danantara Asset Management berharap sinergi dan kolaborasi dengan PTPN IV PalmCo dapat terus diperkuat, sejalan dengan agenda transformasi dan pengembangan bisnis perkebunan yang berkelanjutan.

