AKR Corporindo Kucurkan Capex Rp1 Triliun, Realisasi Semester I Tembus Rp546 Miliar

AKR Corporindo Kucurkan Capex Rp1 Triliun, Realisasi Semester I Tembus Rp546 Miliar
Bacakan Artikel

EBuzz - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure senilai Rp1 triliun untuk tahun 2026. Perseroan telah merealisasikan sebesar Rp546 miliar dari total anggaran tersebut hingga semester pertama tahun ini.

Realisasi Capex Topang Ekspansi Terminal dan Kapal

Head of Investor Relation AKRA Ignatius Teguh Prayoga menjelaskan alokasi dana tersebut mencakup akuisisi satu unit kapal serta pengembangan terminal di Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Perseroan turut menggunakan anggaran tersebut untuk melengkapi sejumlah fasilitas utilitas pendukung operasional.

"Ini juga sekaligus untuk melengkapi beberapa fasilitas utilitas. Jadi saat ini yang sudah terealisasi kurang lebih sesuai dengan cashflow statement di semester pertama 2026 sekitar Rp546 miliar," ujar Ignatius dalam press conference Public Expose Live, Selasa (8/9).

Rasio Profitabilitas Solid, Posisi Kas Bersih Positif

AKRA mencatatkan return on equity atau ROE pada kisaran 20 hingga 22 persen, sementara return on asset atau ROA berada di rentang 7 hingga 8 persen sepanjang semester pertama 2026. Perseroan menjaga rasio utang terhadap ekuitas di level 0,3 kali. Net gearing perseroan tercatat negatif 0,24 kali, mengonfirmasi posisi kas bersih yang solid.

Ignatius memaparkan laba kotor AKRA tumbuh 17 persen secara tahunan atau year on year pada semester pertama 2026. Laba bersih perseroan melonjak lebih tinggi, mencapai pertumbuhan 21 persen year on year, ditopang penjualan tanah dari kawasan industri serta peningkatan pendapatan utilitas.

"Untuk guidance, kita tetap ingin melanjutkan pace pertumbuhan tersebut, terutama dengan semester kedua ini, kami lihat sepertinya market sudah lebih stabil," tuturnya.

Segmen Perdagangan dan Distribusi Jadi Fondasi Utama

Corporate Secretary AKRA Arum Pawestri Handayani menegaskan segmen perdagangan dan distribusi tetap menopang pertumbuhan perseroan secara keseluruhan. AKRA mengoperasikan kapasitas terminal tangki sebesar 860.400 kiloliter yang tersebar di 20 pelabuhan laut dan sungai utama.

Perseroan mengerahkan sekitar 250 unit truk tangki bahan bakar minyak dan kimia, 14 unit kapal atau self propelled oil barge, serta fasilitas pergudangan seluas 50.000 meter persegi untuk mendukung distribusi. AKRA memantau seluruh jaringan tersebut melalui control tower yang beroperasi 24 jam guna menjaga keamanan, ketepatan waktu, dan efisiensi distribusi.

Arum menerangkan pendapatan segmen perdagangan dan distribusi meningkat pada semester pertama 2026. Kerja sama jangka panjang dengan pemasok, konsistensi kualitas layanan, pertumbuhan volume penjualan, optimalisasi skala ekonomi, serta perluasan jaringan ritel mendorong kenaikan tersebut.

"Saat ini kami secara total mengoperasikan 182 SPBU ritel, 75 di antaranya dioperasikan bersama BP. Jaringan SPBU BP-AKR akan terus kami kembangkan secara bertahap guna mencapai skala ekonomi yang optimal," ujarnya.