Pemerintah Lelang Delapan Seri SBSN Pekan Depan

EBuzz – Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menawarkan delapan seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dalam lelang mendatang. Seri tersebut terdiri atas Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPN-S) dan Project Based Sukuk (PBS).

Alokasi Pembelian Non-Kompetitif Dibatasi

DJPPR menetapkan alokasi pembelian non-kompetitif maksimal 99 persen dari jumlah yang dimenangkan untuk seri SPN-S dan maksimal 30 persen untuk seri PBS. Pemerintah membuka ruang pemenangan lelang hingga 200 persen dari target indikatif.

Penerbitan seri SPN-S menggunakan underlying asset berupa Barang Milik Negara (BMN) yang telah memperoleh persetujuan DPR RI. Penerbitan seri PBS menggunakan proyek atau kegiatan dalam APBN 2026 serta sebagian BMN sebagai underlying asset.

Pemerintah menerbitkan SBSN seri SPN-S dengan akad Ijarah Sale and Lease Back, sedangkan seri PBS menggunakan akad Ijarah Asset to be Leased.

Lelang Digelar Rabu, Setelmen T+2

DJPPR melaksanakan lelang SBSN melalui sistem pelelangan Bank Indonesia selaku Agen Lelang SBSN. Pemerintah menggelar lelang secara terbuka atau open auction dengan metode harga beragam atau multiple price.

Lelang dibuka Rabu (26/8) pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB. DJPPR mengumumkan hasil lelang pada hari yang sama, sementara tanggal setelmen jatuh pada Jumat, 28 Agustus 2026 atau T+2.

Baca Juga IBMA Resmi Meluncur, Pemerintah Bidik Bisnis Bullion Emas Tumbuh Digit Ganda

Delapan Seri yang Dilelang

Berikut rincian delapan seri SBSN yang ditawarkan dalam lelang:

  • SPNS12102026 (reopening), jatuh tempo 12 Oktober 2026, dengan imbalan berupa diskonto.
  • SPNS01032027 (reopening), jatuh tempo 1 Maret 2027, dengan imbalan berupa diskonto.
  • SPNS25052027 (new issuance), jatuh tempo 25 Mei 2027, dengan imbalan berupa diskonto.
  • PBS030 (reopening), jatuh tempo 15 Juli 2028, tingkat imbalan 5,87500 persen.
  • PBS040 (reopening), jatuh tempo 15 November 2030, tingkat imbalan 5,00000 persen.
  • PBS034 (reopening), jatuh tempo 15 Juni 2039, tingkat imbalan 6,50000 persen.
  • PBS005 (reopening), jatuh tempo 15 April 2043, tingkat imbalan 6,75000 persen.
  • PBS038 (reopening), jatuh tempo 15 Desember 2049, tingkat imbalan 6,87500 persen.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini