EBuzz – Jumlah pemegang saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) meningkat signifikan pada Juli 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang diterbitkan Perseroan pada 7 Agustus 2026, jumlah investor GPSO bertambah 1.960 investor dalam satu bulan.
Pertumbuhan tersebut mendorong jumlah pemegang saham yang memiliki Single Investor Identification (SID) naik 43,84%, dari 4.470 investor pada Juni 2026 menjadi 6.430 investor pada akhir Juli 2026.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah investor, struktur kepemilikan saham GPSO turut mengalami perubahan. PT PIMSF sebagai pemegang saham utama dengan kepemilikan di atas 5% sekaligus pihak pengendali meningkatkan kepemilikannya dari 250,87 juta saham atau 37,63% menjadi 310,98 juta saham atau 42,40% dari total saham tercatat.
Sementara itu, kepemilikan manajemen Perseroan relatif tidak berubah. Direktur Utama GPSO Dionysius Tjokro tercatat memiliki 14.500 saham atau kurang dari 0,01%. Adapun anggota direksi dan komisaris lainnya tidak tercatat memiliki saham secara langsung.
Kurniawan Eddy Tjokro tetap tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner GPSO.
“Pertumbuhan jumlah pemegang saham mencerminkan perubahan basis investor GPSO sepanjang Juli 2026, sementara struktur kepemilikan dan porsi saham publik tercermin dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek Perseroan,” ujar manajemen GPSO dalam laporan tersebut, Rabu (19/8/2026).
Didominasi Investor Retail

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melalui verifikasi Know Your Customer (KYC), kepemilikan saham scripless GPSO didominasi oleh investor individu.
Investor individu tercatat memiliki 360,10 juta saham, sedangkan investor korporasi menguasai 353,20 juta saham. Selain itu, kepemilikan saham GPSO tercatat pada kelompok Private Bank sebanyak 12,30 juta saham, Financial Institution 6,90 juta saham, CV/Partnership 554.300 saham, Afiliasi Pengendali 454.600 saham, Bank 314.000 saham, serta Investment Advisors sebanyak 45.600 saham.
Baca Juga : Masuk Kendali Tjokro Group, GPSO Ungkap Rencana Aksi Korporasi
Pertumbuhan jumlah investor juga diikuti peningkatan kepemilikan saham publik. Saham scripless yang dimiliki masyarakat atau pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5% meningkat dari 380,63 juta saham atau 57,09% pada Juni 2026 menjadi 422,42 juta saham atau 57,60% pada Juli 2026.

Sementara itu, total saham free float yang memenuhi ketentuan Peraturan Bursa Nomor I-A dan I-V tercatat sebanyak 419,18 juta saham atau 57,15% dari total 733,42 juta saham GPSO yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Angka free float tersebut meningkat dibandingkan posisi Juni 2026 yang tercatat sebesar 56,61%.

