Bahlil: Investasi Proyek LNG Masela Capai US$21 Miliar

EBuzz – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan nilai investasi Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela mencapai sekitar US$21 miliar atau setara Rp342 triliun. Nilai tersebut termasuk tambahan investasi sekitar US$1 miliar untuk penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS).

“Investasi ini kurang lebih 20,95 miliar atau 21 miliar dolar Amerika Serikat,” kata Bahlil dalam acara Groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela di Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

Produksi LNG Masela

Bahlil menjelaskan proyek LNG Abadi Masela ditargetkan memiliki kapasitas produksi gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) sebesar 9,5 juta ton per tahun. Selain itu, proyek tersebut juga akan menghasilkan kondensat hingga 35 ribu barel per hari dan gas alam sekitar 150 juta kaki kubik per hari.

“Nanti gasnya 60% minimal untuk memenuhi kebutuhan domestik dan 40% maksimal untuk kami melakukan ekspor,” pungkasnya.

Menurut Bahlil, proyek LNG Abadi Masela diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional melalui penyediaan pasokan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Penerapan teknologi CCS juga menjadi bagian dari upaya mendukung agenda transisi energi.

“Proyek ini menciptakan lapangan kerja dengan penyerapan sekitar 12 ribu tenaga kerja pada masa konstruksi,” jelas Bahlil.

Baca Juga : Kantongi Investasi Rp342 Triliun, Proyek LNG Abadi Serap 13 Ribu Lapangan Kerja

Selain memperkuat sektor energi, proyek tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi melalui investasi jangka panjang, percepatan pembangunan di kawasan Indonesia Timur, serta pembukaan lapangan kerja.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini