Suntik Modal Dua Anak Usaha, CBDK Kucurkan Dana Rp90,1 Miliar

EBuzz – Emiten yang bergerak di bidang pengembangan properti dan investasi korporasi, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk melakukan penguatan struktur permodalan pada dua entitas anak usahanya. Langkah pengalokasian modal jangka panjang ini ditujukan untuk mengakselerasi ekspansi operasional, dan memperluas diversifikasi usaha perseroan di masa mendatang.

Sekretaris Perusahaan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk, Yohanes Edmond Budiman, menyampaikan, pada entitas anak usaha pertama, PT Industri Pameran Nusantara yang berbasis di Kabupaten Tangerang, perseroan mengambil bagian seluruh saham baru Seri B yang diterbitkan sebanyak 5.300.000 lembar di rentang harga Rp17.000 per lembar saham, total nilai suntikan modal tunai tersebut mencapai Rp90.100.000.000.

Aksi korporasi ini mendongkrak akumulasi modal disetor PT Industri Pameran Nusantara dari posisi semula Rp2.555.606.486.000 menjadi Rp2.645.706.486.000.

“Kendati volume saham bertambah, porsi kendali PT Bangun Kosambi Sukses Tbk tidak terdilusi dan tetap bertahan pada level mayoritas mutlak sebesar 99,99%,” kata Yohanes dalam keteragan tertulisnya, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga : CBDK Incar Rp563 Miliar, Sinyal Properti PIK2 Makin Mentereng

Lebih lanjut Yohanes menegaskan, untuk entitas anak usaha berikutnya yakni PT Samudra Mega Utama, perseroan melakukan peningkatan modal dasar sebesar Rp38.400.000.000, sehingga total posisi modal dasar perusahaan melonjak dari Rp1.200.000.000 menjadi Rp39.600.000.000.

Di mana, anak usaha tersebut kemudian menerbitkan 23.001 lembar saham baru dengan nilai Rp600.000 per lembar, atau setara dengan penyerapan dana sebesar Rp13.800.000.000.

“Pascatransaksi, total modal disetor PT Samudra Mega Utama meningkat menjadi Rp14.400.600.000, di mana nilai kepemilikan saham induk perusahaan tercatat sebesar Rp14.385.600.000 dengan porsi kepemilikan yang stabil di level 99,90%,” ucapnya.

Perubahan KBLI

Sementara itu, bersamaan dengan peningkatan modal tersebut, PT Industri Pameran Nusantara melakukan sinkronisasi referensi kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dari versi tahun 2020 menjadi versi tahun 2025.

Penyesuaian ini diikuti dengan perluasan cakupan operasional korporasi ke beberapa segmen komersial baru. Bidang usaha baru tersebut meliputi aktivitas penyewaan bangunan dan lahan hunian, pengelolaan pusat perbelanjaan, penyewaan dan pengelolaan gudang perkantoran, hingga penyediaan fasilitas makanan dan bar pada bangunan tetap.

“Seluruh rangkaian transaksi peningkatan modal dan penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia ini dipastikan tidak memberikan dampak material yang negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” tegas Yohanes.

Baca Juga : Optimalkan Struktur Permodalan, CBDK Serap 5,81 Juta Saham Lewat Aksi Buyback

Penataan ulang portofolio keuangan pada dua anak usaha ini dipastikan berjalan secara linier tanpa mengubah struktur pengendalian maupun komposisi kepemilikan saham pengendali pada PT Bangun Kosambi Sukses Tbk selaku induk holding.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini