Melantai Besok, IPO JELI Oversubscribed Sebanyak 273,37 Kali

EBuzz – Langkah PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen makanan dan minuman di balik merek ikonik INACO, melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) memicu gelombang antusiasme masif dari kalangan investor.

Berdasarkan hasil akhir masa Penawaran Umum Perdana Saham (IPO), emiten berkode saham JELI ini mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribe yang sangat signifikan, yakni mencapai 273,37 kali pada porsi penjatahan terpusat. Lonjakan permintaan ini didorong oleh partisipasi aktif dari 606.892 Single Investor Identification (SID).

Baca Juga : Masuk Masa Bookbuilding, Inaco (JELI) Pasang Harga IPO Rp900-Rp1.120 per Saham

Merespons tingginya angka oversubscription tersebut, Direktur PT Niramas Utama Tbk, Adhi S Lukman, menegaskan bahwa atensi besar dari para investor merupakan sebuah tanggung jawab besar yang wajib dijaga lewat realisasi kinerja finansial serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Untuk itu, kami harus menjaga kepercayaan ini dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan serta terus memperkokoh fundamental Perseroan. Dengan demikian, apresiasi yang diberikan investor benar-benar menjadi cerminan dari fundamental Perseroan yang kuat dan prospek usaha yang kami miliki,” tutur Adhi, dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/7/2026).

Adhi memproyeksikan bahwa status anyar sebagai perusahaan terbuka akan menjadi motor penggerak strategis bagi perseroan dalam mengeskalasi tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance), memperlebar penetrasi pasar, memperkuat basis kapasitas produksi, hingga menciptakan nilai tambah (value creation) jangka panjang bagi seluruh pemegang saham.

Menurutnya, realisasi IPO JELI yang melampaui target ini sekaligus merefleksikan tingginya optimisme pelaku pasar terhadap daya tahan dan prospek industri makanan dan minuman nasional yang terus bergerak ekspansif.

“Berbekal rekam jejak operasional sepanjang lebih dari tiga dekade, portofolio produk yang kokoh, serta jaringan distribusi yang luas, perseroan optimistis mampu menangkap momentum pertumbuhan untuk mempertegas posisi pasarnya, baik di skala domestik maupun di kancah internasional,” tegasnya.

Kepercayaan Investor

Sementara itu, CEO Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya mengatakan, sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) tunggal dalam IPO ini, menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya rapor kepercayaan yang diberikan oleh pasar kepada JELI.

“Pencapaian ini menjadi sangat istimewa karena merupakan IPO kedua di Indonesia pada tahun 2026 yang berlangsung di tengah kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian,” ujar Bernardus.

Bernadus juga menegaskan, keberhasilan ini menunjukkan bahwa di tengah volatilitas pasar, kepercayaan investor terhadap emiten dengan fundamental yang baik dan prospek usaha yang menjanjikan tetap sangat kuat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh investor atas kepercayaannya serta kepada manajemen JELI atas kolaborasi yang solid. Semoga pencapaian ini menjadi awal yang baik bagi JELI sebagai perusahaan terbuka dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pasar modal Indonesia,” pungkasnya.

Dalam aksi korporasi ini, JELI melepas sebanyak 266 juta saham baru kepada publik dengan harga penawaran yang dipatok sebesar Rp900 per saham. Melalui skema tersebut, perseroan mengantongi potensi penghimpunan dana segar sekitar Rp239,4 miliar.

Baca Juga : Sucor Sekuritas dan Belimbing Stocks Bedah Fundamental RATU

Seluruh dana yang merapat dari pasar modal ini akan dialokasikan secara strategis guna mendukung ekspansi usaha, mendongkrak kapasitas produksi, memperkuat jaringan distribusi, serta memenuhi kebutuhan modal kerja operasional perseroan.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini