EBuzz – Emiten yang bergerak di sektor distribusi produk farmasi dan alat kesehatan, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) memberikan fasilitas pinjaman dana kepada entitas anak usahanya. Fasilitas likuiditas tersebut dikucurkan bersama dengan dua anak usaha perseroan lainnya yang memiliki porsi kepemilikan saham mayoritas mencapai 99,90%.
Corporate Secretary PT Medela Potentia Tbk, Wimala Widjaya, menjelaskan bahwa pagu kredit maksimal yang disediakan perseroan dalam fasilitas ini adalah sebesar puluhan miliar rupiah dengan tenor pengembalian yang terukur.
Adapun, fasilitas kredit internal grup ini dialokasikan secara khusus untuk memperkuat struktur permodalan operasional entitas afiliasi, yakni PT Djembatan Dua.

“Berdasarkan perjanjian pinjaman, perseroan memberikan pinjaman maksimal Rp30 miliar untuk keperluan modal kerja Djembatan Dua,” ucap Wimala dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/6/2026).
Wimala menegaskan, transaksi afiliasi berupa pemberian pinjaman finansial antarentitas grup ini tidak memenuhi kriteria batasan nilai untuk dikategorikan sebagai transaksi material. Hal ini didasarkan pada perhitungan nilai akumulasi pinjaman sebesar Rp30 miliar yang posisinya tidak melebihi batas ambang minimal 20% dari total nilai ekuitas konsolidasian yang dimiliki oleh PT Medela Potentia Tbk.
“Kebijakan penambahan likuiditas ke dalam tubuh PT Djembatan Dua dipastikan tidak akan memicu guncangan pada struktur pembukuan laporan keuangan induknya,” paparnya.
Baca Juga : Mundur, Krestijanto Pandji Tinggalkan Kursi Dirut MDLA
Menurut Wimala, transaksi penjaminan modal kerja antar perusahaan ini tidak memiliki dampak material yang merugikan terhadap kelangsungan aktivitas operasional, aspek hukum, kondisi keuangan makro, maupun kontinuitas atau kelangsungan usaha dari perseroan ke depan.

