EBuzz – Emiten produsen sarang burung walet, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), mencatatkan penurunan performa top-line pada awal tahun ini. Sepanjang kuartal I-2026, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp92,26 miliiar, atau merosot tipis 3,47% dibandingkan realisasi periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp95,58 miliar.
Direktur Utama RLCO, Edwin Pranata, menyampaikan bahwa dari hasil kinerja kuartal pertama tahun ini, perseroan mengantongi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp3,03 miliar.
Di sisi lain, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang diselenggarakan di Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (8/6/2026), memutuskan untuk tidak melakukan pembagian dividen tunai kepada pemegang saham dari perolehan laba bersih Tahun Buku 2025.
“Seluruh perolehan laba bersih Tahun Buku 2025 yang tercatat sebesar Rp40,98 miliar akan dialokasikan seluruhnya sebagai laba ditahan dan penguatan modal cadangan,” kata Edwin dalam keterangannya.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025, emiten yang dikendalikan oleh PT Realco Omega Investama ini sejatinya membukukan pertumbuhan kinerja yang kuat sepanjang tahun lalu. RLCO mencatatkan total penjualan sebesar Rp635,17 miliar, tumbuh 19,76% secara tahunan (year-on-year/y-o-y) dari capaian tahun 2024 yang sebesar Rp530,38 miliar.
Pertumbuhan top-line tersebut mendorong laba tahun berjalan perseroan melambung hingga 325,54% menjadi Rp40,98 miliar, dibandingkan perolehan tahun 2024 yang senilai Rp9,63 miliar.
Baca Juga : Emiten RLCO Buka Suara Terkait Saham Sentuh Rp 8.700 per Lembar
Sementara itu, pos laba bersih atau laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang FY2025 melesat 338,6 persen (y-o-y) menjadi Rp40,92 miliar, dari posisi sebelumnya yang hanya berukuran Rp9,33 miliar pada akhir tahun 2024.

