Perkuat Permodalan, Emiten Hary Tanoe (BHIT) Gelar Private Placement 8,6 Miliar Lembar

EBuzz – Emiten konglomerasi media dan investasi milik Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT), berencana melakukan aksi korporasi di pasar modal melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Perseroan membidik penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya 8.606.815.670 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham, yang setara dengan maksimal 10% dari modal disetor dan ditempatkan penuh.

Manajemen BHIT dalam keterbukaan informasi menjelaskan, seluruh perolehan dana dari aksi korporasi ini, setelah dikurangi pos biaya emisi, akan dialokasikan penuh guna memperkuat struktur permodalan, meningkatkan posisi keuangan, serta memenuhi kebutuhan modal kerja konsolidasian.

“PMTHMETD ini akan meningkatkan struktur permodalan dan keuangan Perseroan, menambah jumlah saham beredar untuk meningkatkan likuiditas perdagangan, serta membuka peluang mengundang investor strategis,” paparnya, Kamis (21/5/2026). (22/5).
Manajemen menyatakan belum menetapkan calon pemodal strategis definitif yang akan menyerap saham baru tersebut.

Adapun mengenai ketentuan harga pelaksanaan, mengacu pada regulasi bursa yang berlaku, akan ditetapkan sekurang-kurangnya 90% dari rata-rata harga penutupan selama periode 25 Hari Bursa berturut-turut sebelum tanggal permohonan pencatatan saham baru.

Dilusi Saham

Lebih lanjut manajemen menambahkan, dampak dari penerbitan saham baru ini akan memicu dilusi kepemilikan saham bagi pemegang saham lama secara proporsional, yaitu maksimal sebesar 9,09%. Melalui simulasi proforma per 31 Desember 2025, aksi korporasi ini diproyeksikan akan meningkatkan total ekuitas perseroan dari Rp40,41 triliun menjadi Rp41,27 triliun.

“Struktur permodalan juga menunjukkan perbaikan, di mana rasio liabilitas terhadap aset akan turun dari 31,3% menjadi 30,8%, sementara rasio liabilitas terhadap ekuitas membaik dari 45,5% menjadi 44,5%,” sambung manajemen.

Baca Juga : Punya Prospek Cerah, BHIT Tambah Kepemilikan Saham MNC Tourism Indonesia (KPIG)

Untuk merealisasikan rencana ini, PT MNC Asia Holding Tbk akan meminta persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada bulan Juni 2026.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini