EBuzz – Emiten jasa keuangan PT Equity Development Investment Tbk. (GSMF) bersiap mempertebal permodalan melalui aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Berdasarkan prospektus ringkas yang dirilis perusahaan, GSMF berencana menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 1.423.039.900 saham baru Seri C dengan nilai nominal Rp100 per saham, atau setara dengan maksimal 10% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Equity Global International Limited (EGIL), selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) dengan kepemilikan 68,28%, telah menyatakan komitmennya untuk menyerap saham tersebut dengan setoran tunai sebesar Rp150 miliar.
Direktur GSMF, Tetty L. Gozali, menjelaskan bahwa aksi korporasi ini akan memperkuat struktur permodalan dan kondisi keuangan Perseroan, serta mendukung pengembangan usaha Entitas Anak Perseroan dan kegiatan operasional Perseroan secara keseluruhan.
“Dengan penguatan permodalan ini, Perseroan akan memiliki kapasitas yang lebih optimal untuk meningkatkan kinerja usaha, yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan Perseroan,” ungkap Tetty dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026). (6/5).
Dana Private Placement

Lebih lanjut ia menegaskan, untuk rincian penggunaan dana, sebesar Rp150 miliar akan dialokasikan untuk beberapa pos strategis. Pertama, perseroan akan melakukan konversi uang muka setoran modal dari EGIL senilai USD3,65 juta atau setara Rp60,13 miliar yang telah dicatatkan per 31 Desember 2025.
Selanjutnya, setelah mengantongi restu pemegang saham, EGIL akan menambah setoran tunai sebesar Rp89,8 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp60 miliar telah diproyeksikan untuk memperkuat posisi keuangan entitas anak perusahaan.
“EGIL telah menyatakan persetujuannya kepada Perseroan rencana penggunaan dana tersebut untuk digunakan untuk penambahan penyertaan pada EFI sebesar Rp60 miliar,” jelasnya.
Baca Juga : Siapkan Ekspansi, Merdeka Copper Gold (MDKA) Gelar Private Placement
Manajemen menambahkan bahwa sisa dana, setelah dikurangi biaya pelaksanaan, akan digunakan untuk pengembangan usaha serta mendukung kegiatan operasional baik di level perseroan maupun entitas anak.

Guna merealisasikan rencana ini, GSMF dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 15 Juni 2026 untuk meminta persetujuan para investor.

