EBuzz – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3/2026), untuk membahas strategi penghematan energi nasional.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa pembahasan difokuskan pada langkah antisipasi menghadapi ketidakpastian global, khususnya konflik geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi pasokan dan harga energi dunia.
“Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan pentingnya kebijakan yang terukur dan tepat sasaran untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah kondisi global yang tidak menentu,” kata Teddy dalam keterangan resminya, seperti dikutip Jumat (20/3/2026).
Baca juga: Bank Maspion Kantongi Pinjaman USD285 Juta dari KBank untuk Perkuat Likuiditas
Pemerintah berencana mendorong efisiensi energi, terutama pada sektor-sektor dengan konsumsi energi besar.
“Langkah ini diharapkan dapat menekan dampak lonjakan harga energi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri,” ujar Teddy.
Melalui koordinasi lintas kementerian, pemerintah menargetkan kebijakan penghematan energi bisa berjalan efektif tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka menengah.

