Emiten Prajogo (TPIA) Amankan Dana Rp587 M buat Obligasi

EBuzz – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) telah menyatakan kesiapan likuiditas internal guna melakukan pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2021 Seri B yang dijadwalkan jatuh tempo pada 15 April 2026.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada otoritas Bursa Efek Indonesia, nilai pokok instrumen utang yang akan diselesaikan oleh emiten petrokimia milik taipan Prajogo Pangestu ini mencapai angka Rp587,95 miliar.

Manajemen menegaskan bahwa seluruh kewajiban pembayaran pokok beserta kupon terakhir akan disalurkan tepat waktu melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai dengan mekanisme penyelesaian transaksi efek yang berlaku di pasar modal.

Baca Juga : TPIA Naikkan Kapasitas Produksi MTBE dan Butene-1 hingga 25% untuk Tekan Impor

Direktur Chandra Asri Pacific, Suryandi, dalam pernyataan resminya menekankan bahwa, pemenuhan kewajiban utang ini menjadi prioritas perusahaan untuk menjaga stabilitas neraca keuangan di tengah dinamika ekonomi makro yang fluktuatif.

“Kesiapan pelunasan ini sekaligus memberikan sinyalemen positif mengenai ketahanan arus kas perusahaan dalam menghadapi berbagai liabilitas jangka pendek yang akan segera jatuh tempo,” tegas Suryandi. (17/3).

Suryandi juga menambahkan, langkah pengamanan dana ini merupakan bagian dari strategi manajemen risiko keuangan perseroan dalam memenuhi komitmen terhadap para pemegang unit obligasi sekaligus mempertahankan kredibilitas tata kelola korporasi di mata para pelaku pasar.

“Ketersediaan dana pelunasan ini juga mencerminkan kondisi fundamental keuangan TPIA yang tetap solid dengan posisi kas dan setara kas yang memadai untuk menopang kewajiban finansial tanpa mengganggu kelangsungan operasional maupun rencana ekspansi bisnis lainnya,” imbuhnya.

Dengan terpenuhinya kewajiban obligasi seri B ini, perseroan berupaya untuk terus menjaga rasio utang pada level yang sehat dan memastikan profil kredit perusahaan tetap berada dalam zona kepercayaan investor. Aksi korporasi ini dipandang sebagai langkah krusial dalam orkestrasi pengelolaan struktur permodalan perusahaan yang berkelanjutan guna mendukung performa bisnis di masa mendatang.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini