Akumulasi Saham, Bos BCA Borong 300 Ribu Saham BBCA

EBuzz – Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Lianawaty Suwono, secara resmi melaporkan aksi penambahan porsi kepemilikan sahamnya di bank swasta terbesar di Indonesia tersebut melalui mekanisme pasar sekunder.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang dirilis, transaksi penguatan kepemilikan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2026. Dalam aksi korporasi personal tersebut, Lianawaty melakukan pembelian sebanyak 300.000 unit saham BBCA yang dieksekusi pada level harga Rp6.750 per lembar saham. Melalui nilai transaksi tersebut, total modal yang dialokasikan untuk penambahan portofolio investasi ini mencapai angka Rp2,025 miliar.

Dengan tuntasnya transaksi ini, komposisi kepemilikan saham Lianawaty Suwono di emiten bersandi saham BBCA mengalami eskalasi dari posisi sebelumnya sebesar 3.140.417 unit menjadi 3.440.417 unit saham. Kendati terjadi penambahan volume unit secara nominal, proporsi hak suara yang bersangkutan secara persentase tercatat tetap stabil di angka 0,002 persen dari total saham yang beredar.

Baca Juga : Tambah Kepemilikan, Kini Jahja Setiaatmadja Punya 34,933 Juta Saham BCA

Manajemen menegaskan bahwa, status kepemilikan saham tersebut bersifat kepemilikan langsung dengan tujuan murni untuk investasi jangka panjang, sejalan dengan posisi yang bersangkutan sebagai bagian dari jajaran direksi perseroan.

“Dalam laporannya, Lianawaty juga memberikan konfirmasi bahwa dirinya bukan merupakan bagian dari pemegang saham pengendali di Bank Central Asia,” ungkap manajemen BCA dalam keterbukaan informasi. (17/3).

Hingga saat ini, struktur kepemilikan di bank yang memiliki kapitalisasi pasar jumbo ini tetap solid, di mana aksi akumulasi saham oleh manajemen dilakukan sesuai dengan regulasi keterbukaan informasi yang ditetapkan oleh otoritas jasa keuangan.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini