Home Credit Bidik Pertumbuhan Portofolio Lewat Skema Pembiayaan Tenor Ringan

EBuzz – PT Home Credit Indonesia secara resmi meluncurkan inisiatif kampanye bertajuk #BawaPulangBerkah sebagai langkah strategis untuk menangkap momentum peningkatan konsumsi rumah tangga selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Berdasarkan data historis perusahaan pada periode Ramadan 2025, volume pembiayaan tercatat mengalami eskalasi sebesar 22 persen dibandingkan rata-rata penjualan tiga bulan sebelumnya, dengan lonjakan signifikan terjadi pada kategori furnitur sebesar 58 persen, diikuti perangkat smartphone 24 persen, dan alat elektronik sebesar 18 persen.

Adapun, survei internal yang dilakukan Qualtrics bersama perusahaan pada Februari 2026 juga mengonfirmasi bahwa produk mode, kosmetik, serta hadiah menempati posisi teratas preferensi belanja masyarakat, yang kemudian disusul oleh kebutuhan perangkat elektronik seperti pendingin ruangan dan televisi.

Chief Executive Officer Home Credit, Animesh Narang, menyatakan bahwa tingginya aktivitas mudik dan pertemuan keluarga mendorong kebutuhan masyarakat akan produk berkualitas yang dapat diakses melalui skema cicilan ringan dan terjangkau.

Guna mengoptimalkan potensi pasar tersebut, perusahaan menghadirkan stimulus berupa program bunga spesial 0 persen serta opsi cicilan mulai dari Rp300 ribu per bulan yang berlaku mulai 18 Februari hingga 31 Maret 2026.

“Program ini menargetkan pengguna baru maupun pelanggan setia untuk pembiayaan berbagai kategori barang, mulai dari perangkat gadget hingga perlengkapan interior rumah tangga, di tengah tren metode pembayaran cicilan yang kian jamak digunakan pada transaksi di toko fisik,” imbuh Animesh dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/3/2026).

Proteksi Asuransi

Lebih lanjut ia menambahkan, Home Credit turut menyertakan manfaat proteksi berupa asuransi kecelakaan diri bagi pelanggan yang mengajukan pembiayaan tunai, sebagai upaya mitigasi risiko selama perjalanan ke kampung halaman.

“Pendekatan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas hidup nasabah yang mencakup renovasi rumah, modal usaha, hingga kebutuhan pendidikan,” katanya.
Menurutnya, ekosistem layanan Home Credit saat ini didukung oleh infrastruktur jaringan yang luas mencakup lebih dari 22.000 toko mitra di 200 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Baca Juga : Indonet Raih Kredit Jumbo USD665 Juta untuk Ekspansi Proyek Pusat Data

“Perusahaan mengerahkan lebih dari 6.000 agen penjualan yang tersebar secara strategis di pusat perbelanjaan dan area komersial utama guna memfasilitasi transaksi secara langsung,” papar Animesh.

Dengan basis operasional yang masif dan integrasi layanan digital, perseroan optimis dapat menjaga ritme pertumbuhan bisnis pembiayaan berbasis teknologi di tengah dinamika ekonomi Ramadan yang diproyeksikan tetap bergerak positif.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini