EBuzz – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp23,97 triliun untuk mengantisipasi lonjakan transaksi masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kesiapan likuiditas ini ditujukan untuk menopang peningkatan penarikan tunai dan aktivitas transaksi selama puncak arus mudik Lebaran 11–24 Maret 2026.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, alokasi dana telah disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan nasabah pada periode Ramadan dan Lebaran. Dari total dana tersebut, Rp16,64 triliun dialokasikan untuk pengisian ATM dan Cash Recycle Machine (CRM), sementara Rp7,33 triliun disiapkan untuk kebutuhan transaksi di outlet kantor cabang.
Menurut Okki, Perseroan memproyeksikan kebutuhan uang tunai harian mencapai Rp1,71 triliun, seiring meningkatnya pencairan THR, belanja Lebaran, dan persiapan mudik.
“BNI memastikan kesiapan likuiditas dan jaringan layanan agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis. (2/3).
Okki menambahkan, di kanal digital, BNI terus mendorong pemanfaatan wondr by BNI yang hingga akhir Februari 2026 telah digunakan 12,7 juta nasabah. Aplikasi ini memfasilitasi transfer, pembayaran, pembelian, hingga pemantauan pengeluaran tanpa perlu ke kantor cabang.
“Melalui sinergi jaringan fisik dan digital, kami berkomitmen memastikan kebutuhan perbankan nasabah selama mudik dan Idul Fitri terpenuhi secara optimal,” tutupnya.
Operasional Bank BNI

Untuk menjaga kontinuitas layanan, BNI membuka operasional terbatas kantor cabang pada 20 Maret 2026 (23 outlet) dan 23 Maret 2026 (32 outlet) pukul 10.00–12.00 waktu setempat. Layanan mencakup setoran BBM Pertamina, Bulog, penerimaan negara, pemindahan dana antar-rekening BNI, serta setoran dan penarikan tunai.
BNI juga mengoptimalkan Layanan Gerak BNI (O-Branch) di jalur mudik, kawasan wisata, dan titik keramaian, serta mengandalkan lebih dari 217 ribu Agen46 di seluruh Indonesia untuk memperluas jangkauan layanan.
Dengan kesiapan likuiditas hampir Rp24 triliun dan dukungan jaringan layanan yang luas, BNI optimistis transaksi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan terintegrasi.

